Tampilkan postingan dengan label Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hoax. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 November 2012

Film The Fourth Kind kisah nyata atau hoax ?

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Film The Fourth Kind kisah nyata atau hoax ? . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Film The Fourth Kind kisah nyata atau hoax ?

Dari sekian banyak film yang membahas mengenai UFO & Aliens, film "The Fourth Kind" bisa jadi yang paling memancing pertanyaan dari para penonton Indonesia, karena bisa jadi inilah filmyang bertema semi-dokumenter mengenai peristiwa Alien abduction (penculikan oleh Alien), atau yang dunia Ufologi klasifikasikan sebagai penampakan UFO dari kategori "CE4" alias "Close Encounter of the 4th Kind".

Adapun film-film lainnya yang berkisah mengenai Alien Abduction misalnya "Close Encounters of The Third Kind (1977)", "Communion (1989)", dan "Fire in The Sky (1993)"; dua judul terakhir tersebut berbasis pada kisah nyata, tidak ditayangkan di bioskop Indonesia sehingga luput dari perhatian penonton film-film sci-fi Indonesia.

Terkait judul film "The Fourth Kind sendiri", istilah ini sendiri muncul mengacu pada hasil penelusuran Ufolog kenamaan J. Allen Hynek, yang menjadi konsultan utama Project Blue Book AU AS, dan menyelidiki sekitar 12,000 kasus penampakan UFO yang diterima AU AS di era tahun 1950an. Dari hasil penyelidikan tersebut, Hynek menerbitkan klasifikasi penampakan UFO kedalam beberapa golongan berdasarkan karakteristik dari penampakan yang terjadi (1).

Sedangkan mengenai keaslian dan klaim dari film The Fourth Kind sebagai berbasis pada kisah nyata, ternyata tak lebih dari sekedar marketing gimmick, mengikuti jejak kesuksesan cara marketing serupa yang dilakukan oleh film "The Blair Witch Project (1989)", dan "Paranormal Activity (2007)" film ini bukanlah "berdasarkan kisah nyata" ataupun film semi-dokumenter, tapi fiksi.

Baik tokoh cerita utama, Dr. Abigail Tyler, kasus kehilangan anaknya karena Alien Abduction, maupun banyaknya warga Nome, Alaska, yang hilang karena diculik Alien, termasuk footage yang ditampilkan di beberapa bagian film, semuanya fiktif, alias rekayasa belaka (2)(3).

Lantas apakah seluruh elemen dalam film ini merupakan hoax? Sebenarnya tidak, setidaknya dalam hal-hal berikut ini:

1. Kasus Alien Abduction adalah salahsatu fenomena yang dipelajari dalam Ufologi dan dipercaya sebagai nyata
2. Kemampuan Alien untuk menghapus pikiran para korban abduction, atau melakukan False Memory Implantation (FMI) - penanaman ingatan yang berbeda sebagai selubung atas kejadian yang sebenarnya, ini juga merupakan kejadian yang berbasis pada kisah nyata para korban Alien abduction
3. Kemungkinan seorang psikolog untuk melakukan hypnosis regression untuk membuka ingatan korban abduction mengenai apa yang terjadi sebenarnya, adalah praktik yang banyak dipakai Ufolog dalam menyelidiki kasus kemungkinan Alien abduction

Adapun mengenai korban Abduction yang terus menerus kerasukan Alien, lalu melakukan hal-hal diluar kewajaran seperti terbang atau mematahkan diri sendiri, sejauh ini tidak ada padanannya dalam kasus di dunia nyata. Begitu juga mengenai komunikasi Alien dalam bahasa Sumeria Kuno, ini adalah kisah fiktif yang mengakar pada legenda Anunnaki: dewa Sumeria kuno. Sejauh yang Ufologi ketahui, banyak jenis Alien lebih memilih berkomunikasi secara telepatik, atau kalaupun secara verbal maka yang mereka pakai adalah bahasa yang terkini yang dikenal oleh saksi, bukan bahasa kuno yang sudah tidak pernah dipakai lagi.

Saya pribadi jika pada awalnya cukup terhanyut dengan aneka ragam footage yang ditampilkan, serta munculnya ciri-ciri telah terjadinya FMI, mulai buyar konsentrasi dan rusak ilusi filmnya, ketika korban Abduction yang diwawancara menunjukkan tanda-tanda kerasukan ala film "The Exorcist (1973)", dan Alien yang dibicarakan berbicara dalam bahasa Sumeria kuno. Padahal baik premise maupun prolog filmnya cukup menarik.

Jadi apakah film "The Fourth Kind" ini berdasar kisah nyata? Secara faktual tidak, tapi sebagian elemen cerita yang dipakai betul mengacu pada kasus-kasus Alien abduction yang asli.

Jika anda tertarik dengan film mengenai kisah Alien Abduction yang berdasar kisah nyata, silakan tonton "Fire in The Sky" yang bercerita mengenai kisah penculikan Travis Walton, salahsatu kasus Alien abduction paling terkenal di dunia Ufologi, atau "Communion" yang mengisahkan kasus Alien abduction terhadap Whitley Strieber. (byms)

Jumat, 02 November 2012

HOT: Media-media Penyebar Hoax

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel HOT: Media-media Penyebar Hoax  . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel HOT: Media-media Penyebar Hoax


Mengenal lebih dalam media-media penyebar hoax - The Onion dan Weekly World News

Saya akan mengajak kalian untuk melihat dua media asing yang mungkin paling bertanggung jawab dalam penyebaran hoax di Indonesia, yaitu The Onion dan Weekly World News.

Hari ini saya mendapat tantangan dari seseorang untuk memecahkan sebuah misteri, yaitu penemuan sebuah patung malaikat yang berusia 200.000 tahun. Mungkin tidak terlalu aneh, tetapi patung ini ditemukan di bulan. Ketika kalian mendengarnya, sensor di kepala kalian mungkin segera bereaksi dan mengirim satu kata ke pikiran kalian, yaitu "HOAX".

Benar sekali. Kisah penemuan itu memang hoax.

Kali ini saya akan menulis mengenai satu cara untuk mengetahui apakah suatu berita hoax atau bukan. Cara ini tidak membutuhkan analisa mendalam yang rumit. Cara yang saya maksud adalah melihat sumber pertama berita. Tentu saja, karena kebanyakan berita yang beredar adalah hasil copy paste, kita mungkin sedikit kesulitan menemukan sumber aslinya. Tetapi kita bisa melakukannya dengan bantuan google.

Di Amerika dan Eropa, ada banyak media yang mengkhususkan diri dalam berita parodi atau satir. Media semacam ini mencampuradukkan antara kisah fiktif dengan kisah nyata. Namun, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan karena mereka menyatakan dengan jelas kalau mereka adalah media parodi dan satir. Semua pelanggannya mengetahui dengan jelas kalau kisah yang ditampilkan hanya fiksi. Tetapi mereka menganggapnya hanya sebagai sebuah hiburan. Tidak ada yang menganggapnya sebagai kisah yang serius.

Nah, jika kalian menemukan sebuah kisah spektakuler (yang sepertinya mustahil) yang bersumber dari media-media semacam ini, kalian boleh menganggapnya sebagai hoax.

Dua di antara media parodi yang paling terkenal adalah The Onion dan Weekly World News.

The Onion
The Onion adalah media parodi yang beredar dalam bentuk tabloid di Amerika Serikat dan berdiri pada tahun 1988. Ketika internet booming, media ini pun menciptakan theonion.com. Luar biasanya sirkulasi tabloid ini mencapai hingga 690.000 eksemplar.

Banyak berita parodi atau satir yang dimuat oleh the onion kemudian tersebar dan diberitakan oleh media-media utama lainnya. Contohnya, the onion pernah mempublikasikan berita parodi yang berjudul "Para anggota kongres mengancam akan meninggalkan Washington DC kecuali pemerintah membangun gedung DPR yang baru". Berita ini kemudian dikutip oleh Beijing Evening News yang kemudian juga dikutip oleh Reuters.

Hebatnya, walaupun The Onion sudah mengklarifikasinya, Beijing Evening News menolak mencabut berita itu dan menuntut adanya bukti kalau berita itu bohong. Luar biasa! Belakangan, Beijing Evening News menyerah dan mencabut berita itu sambil mengeluarkan respon marah: "Beberapa media kecil Amerika secara teratur memalsukan berita untuk menipu orang-orang dengan tujuan menghasilkan uang."

Memang benar. Tetapi The Onion telah memberitahukan kepada para pembacanya sejak awal kalau mereka adalah media parodi. Sayangnya media besar seperti Beijing Evening News tidak pernah membaca pemberitahuan itu.

Mayat Michael Jackson
Pada tanggal 16 Maret 2005, The Onion menurunkan berita kalau pihak kepolisian yang meneliti Ranch neverland milik Michael Jackson menemukan sebuah mayat yang setelah diidentifikasi ternyata merupakan mayat Michael Jackson. Menurut berita itu, mayat tersebut telah meninggal sekitar 18 atau 20 tahun yang lalu, yang artinya Michael Jakcson yang saat itu masih hidup adalah seorang penipu yang sedang menyamar!

Saya pernah diminta oleh dua pembaca untuk meneliti kisah ini. Sekarang kalian tahu kalau semuanya hoax belaka.

Neil Armstrong dan konspirasi pendaratan bulan
Pada September 2009, dua koran Bangladesh, The Daily Manab Zamin dan The New Nation memuat berita mengenai Neil Armstrong. Kedua media tersebut mencantumkan the onion sebagai sumber. Dalam berita tersebut dikatakan kalau Neil Armstrong telah mengadakan konferensi pers untuk memberikan pengakuan kalau pendaratan di bulan adalah palsu dan merupakan hasil rekayasa terencana. Setelah menyadari kalau berita itu adalah berita parodi, kedua media tersebut kemudian meminta maaf kepada pembacanya karena tidak memeriksa kebenaran berita tersebut sebelumnya.

Justin Bieber dan Paedophilia
Berita terakhir dari The Onion yang cukup membuat heboh adalah mengenai Justin Bieber. The Onion menurunkan berita kalau Justin Bieber, idola para remaja yang baru berusia 16 tahun, sesungguhnya adalah seorang paedophilia berusia 51 tahun yang sedang menyamar.


Kisah ini tentu saja sangat lucu, aneh dan tidak dapat dipercaya. Tetapi banyak yang mempercayai kisah ini dan saya menerima banyak permintaan untuk menyelidiki hal ini. Sekarang kalian pun mengetahui kalau kisah ini hanyalah sebuah hoax.

Jadi, bagi para wanita, kalian bisa bernafas lega sekarang.

Weekly World News
Nah, majalah yang satu ini lebih hebat. Ia sudah berdiri sejak tahun 1979 dan paling banyak menghasilkan hoax yang beredar di Indonesia. Saat ini, edisi cetak majalah ini sudah tidak beredar lagi, namun masih beredar dalam bentuk online.

Salah satu kisah hoax yang dimuat oleh majalah ini dan dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai dua penumpang kapal Titanic yang ditemukan puluhan tahun setelah tenggelam tanpa menjadi tua sedikit pun. Saya sudah pernah menulis mengenai ini. Kalian bisa melihatnya disini.

Andrew Carlssin - Time Traveler dari tahun 2256
Pada tanggal 16 April 2009, saya menulis mengenai Andrew Carlssin, seorang pria yang mengaku berasal dari tahun 2256. Sebelum saya menulis mengenai Carlssin, saya masuk ke google.co.id dan mengetik nama "Andrew Carlssin". Tidak ada satupun hasil pencarian dari Indonesia yang muncul. Jadi, saya tahu kalau tidak ada satupun blogger Indonesia yang pernah menulis mengenai pria ini. Lalu, saya menulis dan mempostingnya pada tanggal 16 April 2009.

2 hari kemudian, tulisan itu masuk menjadi 10 besar berita top di lintasberita.com. Satu minggu setelah itu, saya kembali masuk ke google.co.id dan mengetik nama itu kembali. Kali ini, saya menemukan lebih dari 20 blog yang berisi kisah mengenai Carlssin. Tulisan itu telah dikopas dimana-mana!

Sekarang, jumlah itu lebih banyak lagi dan yang membuat saya menjadi tidak enak hati adalah banyak yang menganggap kisah itu sebagai kebenaran!

Pada saat itu, saya menulis mengenai Carlssin karena berita itu dimuat di yahoo news. Tetapi masalahnya, yahoo news ternyata mengutipnya dari Weekly World News (WWN).

Saat ini, sensor hoax saya telah bekerja dengan lebih baik dan saya percaya kalau Carlssin adalah hoax karena memang saya tidak menemukan bukti keberadaannya. Saya juga sudah memindahkan tulisan itu ke kategori hoax di blog ini.

Bayi naga di dalam toples
Kisah lain yang bersumber dari WWN dan sering dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai bayi naga di dalam toples atau pickled dragon. Kisah ini beredar pada Desember 2003 dan disertai dengan sebuah foto.


Disebutkan kalau seorang pria bernama David Hart dari Inggris memiliki bayi naga yang diawetkan di dalam toples di dalam garasi mobilnya di Oxfordshire. Namun, kisah tersebut ternyata cuma hoax karena bayi naga itu sebenarnya adalah sebuah model yang digunakan oleh BBC untuk membuat film dokumenter "Walking with Dinosaurus".

Patung Malaikat berusia 200.000 tahun di bulan
Kisah hoax lain yang bersumber dari WWN adalah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun di bulan. Bahkan WWN menyertakannya dengan sebuah foto. Jangan heran karena WWN juga membuat foto-foto hoax untuk mendukung beritanya.


Mengapa kita mempercayai berita ini, Padahal bukan national geographic yang memberitakannya?

Bukankah aneh jika sebuah media parodi yang memberitakan penemuan spektakuler seperti ini? Mengapa media besar yang lain tidak memberitakannya?

Ataukah kita mengira pemerintah Amerika telah berkonspirasi meminta semua media besar untuk menutupi penemuan ini dan Weekly World News menjadi satu-satunya media pemberani yang tidak bisa dibungkam?

Ingat, sumber utama sangat penting untuk menilai kebenaran sebuah berita. Kisah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun itu sesungguhnya adalah berita lama yang diambil dari majalah WWN edisi Mei 1995.


Masihkah kalian mempercayainya?

Bahkan ada berita lain yang lebih mengada-ngada dari WWN berkaitan dengan penemuan artefak misterius di bulan, yaitu penemuan janin bayi berusia 200.000 tahun (usianya sama dengan patung malaikat itu). Berita ini dimuat pada edisi februari 1993.


Semakin mengada-ngada?

Tunggu, ada lagi. Lihat contoh-contoh berita lain yang diangkat oleh WWN.




Setelah melihat judul-judul majalah itu, kita akan semakin tertawa geli karena tagline majalah WWN adalah: The world's only reliable newspaper.

What a great sense of humor!

Megan Fox adalah Pria
Ini cuma intermezzo. Tidak ada hubungan dengan misteri. Saya memasukkan kisah ini karena saya menemukan berita ini beredar cukup luas di internet.

Megan Fox, pemeran wanita utama di film Transformer, pernah berkata dengan nada sarkastis kalau ia terlihat seperti pria. Orang-orang mulai berbisik-bisik, lalu masuklah WWN di saat yang tepat seperti ini.


Kemudian mereka menurunkan berita kalau Megan Fox memang seorang pria yang dulunya bernama Mitchell Fox. Berita ini segera menyebar seperti jamur di musim hujan dan banyak yang menganggapnya sebagai berita yang benar.

Tetapi, ini juga hoax. Megan Fox is not a man!

Jadi, bagi para pria, kalian bisa bernafas lega sekarang.

[b]Kemudian mereka menurunkan berita kalau Megan Fox memang seorang pria yang dulunya bernama Mitchell Fox. Berita ini segera menyebar seperti jamur di musim hujan dan banyak yang menganggapnya sebagai berita yang benar.

Tetapi, ini juga hoax. Megan Fox is not a man!

Jadi, bagi para pria, kalian bisa bernafas lega sekarang.

Cina akan meledakkan bulan
Saya pernah mendapat email dari pembaca yang meminta saya untuk menyelidiki kisah ini. Menurut kisah yang beredar, pemerintah Cina sedang merencanakan untuk menyingkirkan bulan dengan cara meledakkannya dengan nuklir. Tujuannya supaya bisa mengendalikan cuaca.

Bayangkan betapa konyolnya berita ini! Bulan mau disingkirkan? Kalau bulan disingkirkan, siapa yang akan membantu menerangi malam di bumi?

Saya cukup heran karena berita ini bisa tersebar luas dan dianggap serius. Soalnya, tidak ada satupun media utama yang memberitakan soal ini.

Tunggu...ehem, ternyata ada satu media utama yang memberitakannya, yaitu kompas.com.


Lihat sumbernya.

ernyata sumber berita ini berasal dari WWN!

Kompas dengan sukses turut menyebar hoax ini sehingga kemudian dibahas di forum-forum dan dicopy paste ke banyak blog.

Hebatnya Weekly World News!

Lain kali, jika kalian menemukan sebuah berita yang spektakuler dan sukar untuk dipercaya dan sumber utamanya adalah The Onion atau Weekly World News, anggaplah berita itu hanya sebagai hiburan. Jangan dianggap serius.

Jika kalian ingin melihat berita-berita yang ditampilkan oleh The Onion dan Weekly World News, kalian bisa mengunjungi situs mereka. 

Sumber:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls