CALIFORNIA - Explore Mars, perusahaan non-profit dan Phillips & Company menggelar sebuah jajak pendapat tentang manusia yang bisa hidup di Mars pada beberapa dekade ke depan. Pemungutan suara atau polling ini menunjukkan rasa "percaya diri" sebagian penduduk Amerika Serikat pada kemampuan negaranya untuk mengirimkan manusia ke Mars mulai 20 tahun ke depan.
Dilansir Redorbit, Rabu (13/2/2013), usai polling ini, ditemukan bahwa 71 persen penduduk Amerika Serikat yakin bahwa manusia bisa mengunjungi Mars di 2033. Tingkat optimis ini tidak hanya terkait kemampuan untuk dapat pergi ke Mars, tetapi juga ide yang harus dikembangkan untuk mendukung misi tersebut.
Sementara 67 persen responden setuju bahwa manusia dan robot bisa dikirim ke Mars. "Ini sangat baik untuk melihat optimisme di sekitar (penduduk) Amerika Serikat. Semoga pejabat terpilih kami akan mendengarkan," kata Chris Carberry, Executive Director di Explore Mars.
Ia mengatakan, pihaknya telah menanti lama bahwa terdapat manusia atau astronot yang bisa dikirim ke Mars. Menurutnya, inilah saatnya membuktikkan komitmen bahwa manusia bisa hidup di Mars sebelum 2030.
Penduduk di negeri paman sam ini juga percaya bahwa NASA mengambil peran besar untuk mendukung tercapainya mimpi tersebut. Menurut survei, badan antariksa Amerika Serikat ini mengeluarkan 2,4 persen dari anggaran federal setiap tahun.
Akan tetapi, badan antariksa ini hanya mempresentasikan sekira 0,5 persen dari anggaran federal untuk tahun ini. Explore Mars mengatakan, sampel ini melibatkan 1.101 responden survei
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Maret 2013
2030, Manusia Dipercaya Bisa "Hidup" di Mars
CALIFORNIA - Explore Mars, perusahaan non-profit dan Phillips & Company menggelar sebuah jajak pendapat tentang manusia yang bisa hidup di Mars pada beberapa dekade ke depan. Pemungutan suara atau polling ini menunjukkan rasa "percaya diri" sebagian penduduk Amerika Serikat pada kemampuan negaranya untuk mengirimkan manusia ke Mars mulai 20 tahun ke depan.
Dilansir Redorbit, Rabu (13/2/2013), usai polling ini, ditemukan bahwa 71 persen penduduk Amerika Serikat yakin bahwa manusia bisa mengunjungi Mars di 2033. Tingkat optimis ini tidak hanya terkait kemampuan untuk dapat pergi ke Mars, tetapi juga ide yang harus dikembangkan untuk mendukung misi tersebut.
Sementara 67 persen responden setuju bahwa manusia dan robot bisa dikirim ke Mars. "Ini sangat baik untuk melihat optimisme di sekitar (penduduk) Amerika Serikat. Semoga pejabat terpilih kami akan mendengarkan," kata Chris Carberry, Executive Director di Explore Mars.
Ia mengatakan, pihaknya telah menanti lama bahwa terdapat manusia atau astronot yang bisa dikirim ke Mars. Menurutnya, inilah saatnya membuktikkan komitmen bahwa manusia bisa hidup di Mars sebelum 2030.
Penduduk di negeri paman sam ini juga percaya bahwa NASA mengambil peran besar untuk mendukung tercapainya mimpi tersebut. Menurut survei, badan antariksa Amerika Serikat ini mengeluarkan 2,4 persen dari anggaran federal setiap tahun.
Akan tetapi, badan antariksa ini hanya mempresentasikan sekira 0,5 persen dari anggaran federal untuk tahun ini. Explore Mars mengatakan, sampel ini melibatkan 1.101 responden survei
Selasa, 08 Januari 2013
Ternyata Di Malam Tahun Baru Matahari Meletus Selama 4 Jam
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Ternyata Di Malam Tahun Baru Matahari Meletus Selama 4 Jam . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Ternyata Di Malam Tahun Baru Matahari Meletus Selama 4 Jam
Foto matahari meletus di malam tahun baru 2013
Tahun 2012 telah berlalu, namun sejarah mencatat bahwa pada tahun itu telah meresahkan masyarakat dunia akibat ulah prediksi kiamat berdasarkan kalender suku maya, walaupun prediksi suku maya meleset jauh, namun sepintas ada hal yang menarik yang berkaitan dari kiamat versi suku maya.
Mungkin suku Maya benar, mereka hanya membuat kesalahan dengan tanggal, ternyata pada malam Tahun Baru di Matahari terjadi ledakan yang berlangsung selama empat jam. Letusan kuat dari plasma panas dalam ruang, panjang yang melebihi diameter planet bumi atau dua kali ukuran bumi dalam beberapa kali letusan. NASA berhasil mengambil foto dan merekamnya dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Solar Dynamics Observatory (SDO), yang diluncurkan pada 2010 untuk memonitor aktivitas matahari.
NASA menyebut ledakan itu adalah "New Year's Ballet On Sun", dan menegaskan bahwa badai ini bukan yang terkuat dalam sejarah Matahari. Ledakan ini dapat menciptakan masalah yang luar biasa untuk satelit dan risiko serius bagi astronot jika mereka diarahkan ke Bumi.
Menurut Space.com: "Saat ini, Matahari berada dalam fase aktif 11 tahun siklus aktivitas matahari diperkirakan akan mencapai puncaknya tahun ini. Namun, ilmuwan dari NASA mengatakan bahwa setelah seratus tahun dari arus puncak siklus yang dikenal sebagai Cycle, Solar 24 bisa menjadi terendah. "
Diperkirakan para ahli, akan terjadi periode ledakan paling intens dari ejeksi massa korona (CME) dan bintik Matahari dalam rentang waktu 12 bulan ke depan. Jadi, kesimpulan akhir adalah bahwa akhir dunia atau kiamat tidak akan terjadi untuk tahun ini dan dalam video terletak di bawah kita dapat mengamati letusan matahari yang luar biasa.
>> Benarkah Dunia Lain Terhubung Melalui Cermin ?
Foto matahari meletus di malam tahun baru 2013
Tahun 2012 telah berlalu, namun sejarah mencatat bahwa pada tahun itu telah meresahkan masyarakat dunia akibat ulah prediksi kiamat berdasarkan kalender suku maya, walaupun prediksi suku maya meleset jauh, namun sepintas ada hal yang menarik yang berkaitan dari kiamat versi suku maya.
Mungkin suku Maya benar, mereka hanya membuat kesalahan dengan tanggal, ternyata pada malam Tahun Baru di Matahari terjadi ledakan yang berlangsung selama empat jam. Letusan kuat dari plasma panas dalam ruang, panjang yang melebihi diameter planet bumi atau dua kali ukuran bumi dalam beberapa kali letusan. NASA berhasil mengambil foto dan merekamnya dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Solar Dynamics Observatory (SDO), yang diluncurkan pada 2010 untuk memonitor aktivitas matahari.
NASA menyebut ledakan itu adalah "New Year's Ballet On Sun", dan menegaskan bahwa badai ini bukan yang terkuat dalam sejarah Matahari. Ledakan ini dapat menciptakan masalah yang luar biasa untuk satelit dan risiko serius bagi astronot jika mereka diarahkan ke Bumi.
Menurut Space.com: "Saat ini, Matahari berada dalam fase aktif 11 tahun siklus aktivitas matahari diperkirakan akan mencapai puncaknya tahun ini. Namun, ilmuwan dari NASA mengatakan bahwa setelah seratus tahun dari arus puncak siklus yang dikenal sebagai Cycle, Solar 24 bisa menjadi terendah. "
Diperkirakan para ahli, akan terjadi periode ledakan paling intens dari ejeksi massa korona (CME) dan bintik Matahari dalam rentang waktu 12 bulan ke depan. Jadi, kesimpulan akhir adalah bahwa akhir dunia atau kiamat tidak akan terjadi untuk tahun ini dan dalam video terletak di bawah kita dapat mengamati letusan matahari yang luar biasa.
>> Benarkah Dunia Lain Terhubung Melalui Cermin ?
Senin, 07 Januari 2013
Di Planet Mars Ada Objek Mirip Ular
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Di Planet Mars Ada Objek Mirip Ular . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Di Planet Mars Ada Objek Mirip Ular
Selain memangkap citra "bunga" di Mars, wahana antariksa Curiosity milik Badan penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) juga menangkap gambaran "sungai ular" di planet Merah tersebut.
Citra tersebut dirilis pada Jumat (4/1/2013) lalu. Foto diambil saat Curiosity melewati wilayah Mars yang disebut Yellowknife Bay, salah satu wilayah di Kawah gale, tempat Curiosity mendarat di Mars sejak 6 Agustus 2012 lalu.
Apakah Curiosity memang menangkap adanya ular di Mars? Sejatinya, "sungai ular" itu adalah struktur batuan yang tersusun melingkar. Di bagian tengahnya, tampak ada batuan yang lebih besar dengan posisi lebih di ats batu sekelilingnya.
"Ini salah satu puzzle. Ini punya hubungan melintang dengan batu sekelilingnya dan tampak terbentuk setelah deposisi lapisannya," ungkap John Griotzinger, salah satu ilmuwan dalam proyek Curiosity, seperti dikutip Space, Jumat kemarin.
Telah beberapa bulan di Mars, Curiosity menghasilkan penemuan mengagumkan. Yang ilmiah, Curiosity menemukan batu Mars yang mirip batu di Bumi, tanah Mars yang mirip tanah di Hawaii dan bukti air di Mars. Curiosity juga menyuguhkan foto menarik panorama Mars dan jejaknya sendir
KOMPASDOTCOM
![]() |
| Klik Gbr Untuk Memperbesar |
Selain memangkap citra "bunga" di Mars, wahana antariksa Curiosity milik Badan penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) juga menangkap gambaran "sungai ular" di planet Merah tersebut.
Citra tersebut dirilis pada Jumat (4/1/2013) lalu. Foto diambil saat Curiosity melewati wilayah Mars yang disebut Yellowknife Bay, salah satu wilayah di Kawah gale, tempat Curiosity mendarat di Mars sejak 6 Agustus 2012 lalu.
Apakah Curiosity memang menangkap adanya ular di Mars? Sejatinya, "sungai ular" itu adalah struktur batuan yang tersusun melingkar. Di bagian tengahnya, tampak ada batuan yang lebih besar dengan posisi lebih di ats batu sekelilingnya.
"Ini salah satu puzzle. Ini punya hubungan melintang dengan batu sekelilingnya dan tampak terbentuk setelah deposisi lapisannya," ungkap John Griotzinger, salah satu ilmuwan dalam proyek Curiosity, seperti dikutip Space, Jumat kemarin.
Telah beberapa bulan di Mars, Curiosity menghasilkan penemuan mengagumkan. Yang ilmiah, Curiosity menemukan batu Mars yang mirip batu di Bumi, tanah Mars yang mirip tanah di Hawaii dan bukti air di Mars. Curiosity juga menyuguhkan foto menarik panorama Mars dan jejaknya sendir
KOMPASDOTCOM
Kamis, 03 Januari 2013
Hujan Meteor Melanda Indonesia
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Hujan Meteor Melanda Indonesia . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Hujan Meteor Melanda Indonesia
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena kejadian alam yang menakjubkan yang terjadi di luar angkasa dengan mata telanjang. Hal ini berdasarkan keterangan Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin. Dia mengatakan, hujan Meteor Quadrantids bisa dilihat oleh penduduk Indonesia pada Kamis subuh (3/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Masyarakat, katanya, dapat melihat hujan meteor di arah timur laut, yakni pada rasi bintang Bootes.
"Masyarakat bisa melihat hujan meteor pada Kamis menjelang subuh dan secara umum bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia," ujar Thomas di Jakarta, Rabu (2/1).
Menurut Thomas, hujan meteor tersebut bisa terlihat dengan jelas asalkan memenuhi tiga persyaratan. Yakni, cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya dan tidak ada pohon ataupun gedung yang menghalangi.
"Sebaiknya melihat dengan mata telanjang karena memerlukan medan pandang yang luas," lanjutnya
Untuk diketahui, hujan meteor Quadrantids rutin terjadi setiap tahunnya. Pada tahun ini, lanjut Thomas, terjadi pada 1 hingga 10 Januari. Namun puncaknya terjadi pada 3 Januari.
"Hujan meteor itu terjadi saat bumi melintasi gugusan debu yang berulang setiap tahunnya dan masuk ke rasi Bootes," jelas dia.
Berdasarkan catatan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Meteor Quadrantids berasal dari asteroid 2003 EH1, yang diobservasi pertama kali pada 1825. Saat debu-debu asteroid tersebut mengalami kontak dengan atmosfer Bumi, terjadilah hujan meteor itu.
Meteor akan memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 145.000 km/jam.
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena kejadian alam yang menakjubkan yang terjadi di luar angkasa dengan mata telanjang. Hal ini berdasarkan keterangan Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin. Dia mengatakan, hujan Meteor Quadrantids bisa dilihat oleh penduduk Indonesia pada Kamis subuh (3/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Masyarakat, katanya, dapat melihat hujan meteor di arah timur laut, yakni pada rasi bintang Bootes.
"Masyarakat bisa melihat hujan meteor pada Kamis menjelang subuh dan secara umum bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia," ujar Thomas di Jakarta, Rabu (2/1).
Menurut Thomas, hujan meteor tersebut bisa terlihat dengan jelas asalkan memenuhi tiga persyaratan. Yakni, cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya dan tidak ada pohon ataupun gedung yang menghalangi.
"Sebaiknya melihat dengan mata telanjang karena memerlukan medan pandang yang luas," lanjutnya
Untuk diketahui, hujan meteor Quadrantids rutin terjadi setiap tahunnya. Pada tahun ini, lanjut Thomas, terjadi pada 1 hingga 10 Januari. Namun puncaknya terjadi pada 3 Januari.
"Hujan meteor itu terjadi saat bumi melintasi gugusan debu yang berulang setiap tahunnya dan masuk ke rasi Bootes," jelas dia.
Berdasarkan catatan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Meteor Quadrantids berasal dari asteroid 2003 EH1, yang diobservasi pertama kali pada 1825. Saat debu-debu asteroid tersebut mengalami kontak dengan atmosfer Bumi, terjadilah hujan meteor itu.
Meteor akan memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 145.000 km/jam.
Senin, 31 Desember 2012
Subhanallah Ada 160 Milyar Jumlah Planet di Bima Sakti
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Subhanallah Ada 160 Milyar Jumlah Planet di Bima Sakti . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Subhanallah Ada 160 Milyar Jumlah Planet di Bima Sakti
ilustrasi Bimasakti yang lebih dipadati planet daripada bintang. Studi mengungkap bahwa ada 160 miliar planet di Bimasakti.
Galaksi Bimasakti ternyata merupakan galaksi padat planet. Studi terbaru menyatakan bahwa Bimasakti memiliki lebih banyak planet daripada bintang. Jumlah planet diperkirakan mencapai 160 miliar, sedangkan jumlah bintang adalah 100 miliar.
“Statistik ini menunjukkan bahwa planet di sekeliling bintang adalah biasa, tak istimewa. Mulai sekarang, kita harus melihat bahwa galaksi tidak hanya dipadati miliaran bintang, bayangkan bahwa mereka dikelilingi planet ekstrasurya,” kata Arnaud Cassan dari Paris Institute of Astrophysics.
Tercatat sebelumnya telah ada lebih dari 700 planet di luar tata surya kita yang terkonfirmasi. Sementara itu, masih ada lagi 2.300 kandidat planet yang ditemukan wahana Kepler milik NASA yang menunggu kepastian.
Planet-planet itu ditemukan dengan dua metode, transit fotometri dan radial velocity. Metode pertama mendeteksi planet dari kedipan cahaya bintang sebagai tanda adanya planet yang mengelilingi. Cara kedua dengan melihat “goyangan” bintang sebagai hasil gravitasi planet.
Dalam studi ini, peneliti memakai metode baru yang disebut gravitational microlensing. Dalam metode ini, planet dideteksi dengan adanya cahaya bintang yang dibiaskan atau dimagnifikasi oleh obyek yang mengelilinginya.
Peneliti mengungkapkan, gravitational microlensing memiliki kelebihan dibanding transit fotometri dan radial velocity. Gravitational velocity bisa mendeteksi adanya planet yang terletak jauh dari bintangnya, berbeda dengan kedua teknik lain yang bias pada planet yang dekat bintang.
Berdasarkan riset, peneliti menunjukkan bahwa seperenam Bimasakti dihuni oleh planet seukuran Jupiter, setengahnya oleh planet seukuran Neptunus dan dua pertiganya oleh super-Earth. Itu pun hanya yang ada pada jarak yang sudah terdeteksi.
“Lebih lanjut, kami menemukan bahwa planet bermassa rendah, seperti super-Earth (1-10 kali massa Bumi) dan serupa Neptunus, lebih melimpah daripada planet raksasa seperti Jupiter dan Saturnus (kira-kira 6-7 kali lebih banyak dari planet massa rendah),” kata Cassan seperti dikutip Space, Rabu (11/1/2012).
Planet yang sebenarnya ada di Bimasakti mungkin sedikit lebih banyak daripada yang telah terhitung. Pada jarak yang belum bisa terdeteksi, mungkin masih ada banyak planet lagi.
Penemuan lain yang dipublikasikan tahun lalu dan dilakukan dengan teknik microlensingmenunjukkan adanya planet seukuran Jupiter yang melayang sendirian, yatim piatu, tidak mengorbit bintang. Jumlah planet ini diperkirakan melebihi planet “normal” hingga 50 persen.
“Kedua hasil penelitian dengan microlensing menunjukkan bahwa planet ada di mana saja, tidak selalu mengorbit bintang,” jelas Cassan.
Sementara itu, “anomali” lain adalah ditemukannya planet yang berada pada sistem bintang ganda. Ini dulu hanya bisa dibayangkan dalam film fiksi ilmiah Star Wars.
William Welsh, astronom dari San Diego State University, seperti dikutip AP, Rabu, mengungkapkan, “Alam sepertinya suka membentuk planet sebab planet itu ditemukan di tempat yang diperkirakan sulit mendukung pembentukan planet.”
ilustrasi Bimasakti yang lebih dipadati planet daripada bintang. Studi mengungkap bahwa ada 160 miliar planet di Bimasakti.
Galaksi Bimasakti ternyata merupakan galaksi padat planet. Studi terbaru menyatakan bahwa Bimasakti memiliki lebih banyak planet daripada bintang. Jumlah planet diperkirakan mencapai 160 miliar, sedangkan jumlah bintang adalah 100 miliar.
“Statistik ini menunjukkan bahwa planet di sekeliling bintang adalah biasa, tak istimewa. Mulai sekarang, kita harus melihat bahwa galaksi tidak hanya dipadati miliaran bintang, bayangkan bahwa mereka dikelilingi planet ekstrasurya,” kata Arnaud Cassan dari Paris Institute of Astrophysics.
Tercatat sebelumnya telah ada lebih dari 700 planet di luar tata surya kita yang terkonfirmasi. Sementara itu, masih ada lagi 2.300 kandidat planet yang ditemukan wahana Kepler milik NASA yang menunggu kepastian.
Planet-planet itu ditemukan dengan dua metode, transit fotometri dan radial velocity. Metode pertama mendeteksi planet dari kedipan cahaya bintang sebagai tanda adanya planet yang mengelilingi. Cara kedua dengan melihat “goyangan” bintang sebagai hasil gravitasi planet.
Dalam studi ini, peneliti memakai metode baru yang disebut gravitational microlensing. Dalam metode ini, planet dideteksi dengan adanya cahaya bintang yang dibiaskan atau dimagnifikasi oleh obyek yang mengelilinginya.
Peneliti mengungkapkan, gravitational microlensing memiliki kelebihan dibanding transit fotometri dan radial velocity. Gravitational velocity bisa mendeteksi adanya planet yang terletak jauh dari bintangnya, berbeda dengan kedua teknik lain yang bias pada planet yang dekat bintang.
Berdasarkan riset, peneliti menunjukkan bahwa seperenam Bimasakti dihuni oleh planet seukuran Jupiter, setengahnya oleh planet seukuran Neptunus dan dua pertiganya oleh super-Earth. Itu pun hanya yang ada pada jarak yang sudah terdeteksi.
“Lebih lanjut, kami menemukan bahwa planet bermassa rendah, seperti super-Earth (1-10 kali massa Bumi) dan serupa Neptunus, lebih melimpah daripada planet raksasa seperti Jupiter dan Saturnus (kira-kira 6-7 kali lebih banyak dari planet massa rendah),” kata Cassan seperti dikutip Space, Rabu (11/1/2012).
Planet yang sebenarnya ada di Bimasakti mungkin sedikit lebih banyak daripada yang telah terhitung. Pada jarak yang belum bisa terdeteksi, mungkin masih ada banyak planet lagi.
Penemuan lain yang dipublikasikan tahun lalu dan dilakukan dengan teknik microlensingmenunjukkan adanya planet seukuran Jupiter yang melayang sendirian, yatim piatu, tidak mengorbit bintang. Jumlah planet ini diperkirakan melebihi planet “normal” hingga 50 persen.
“Kedua hasil penelitian dengan microlensing menunjukkan bahwa planet ada di mana saja, tidak selalu mengorbit bintang,” jelas Cassan.
Sementara itu, “anomali” lain adalah ditemukannya planet yang berada pada sistem bintang ganda. Ini dulu hanya bisa dibayangkan dalam film fiksi ilmiah Star Wars.
William Welsh, astronom dari San Diego State University, seperti dikutip AP, Rabu, mengungkapkan, “Alam sepertinya suka membentuk planet sebab planet itu ditemukan di tempat yang diperkirakan sulit mendukung pembentukan planet.”
Rabu, 19 Desember 2012
Jika Kiamat 2012, Hanya Satu Warga Kanada yang Selamat, SIAPAKAH DIA ??
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Jika Kiamat 2012, Hanya Satu Warga Kanada yang Selamat, SIAPAKAH DIA ?? . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Jika Kiamat 2012, Hanya Satu Warga Kanada yang Selamat, SIAPAKAH DIA ??
Kalau saja ramalan kiamat 21 Desember 2012 benar, sudah waktunya bagi makhluk bumi untuk menghitung hari. Dan bila dunia benar-benar berakhir pada tanggal itu, kemungkinan hanya ada satu orang Kanada yang selamat. Setidaknya begitu menurut situs berita Metro News Canada.
Orang yang dimaksud adalah Chris Hadfield. Dan ia diperkirakan selamat dari kiamat karena pada waktu itu ayah tiga anak ini tengah berada di ruang angkasa. "Ya, Hadfield adalah seorang astronaut," tulis Metro News Canada, Selasa, 11 Desember 2012.
Pada Rabu, 19 Desember 2012, Hadfield dijadwalkan tinggal landas dalam kapsul ruang angkasa Rusia. Dan ia tidak sendiri, namun bertiga dengan rekannya asal Rusia. Bila tidak ada hambatan, tulis Metro News Canada, Hadfield akan sampai di Stasiun Ruang Angkasa Internasional pada Jumat, 21 Desember 2012. "Bertepatan dengan hari kiamat."
Hadfield sendiri tidak percaya akan nubuat hari kiamat. Menurut dia, ramalan itu hanya omong kosong. "Tapi lucu juga untuk jadi bahan obrolan," kata Hadfield.
Meski tidak mempercayai ramalan itu, Hadfield telah berbicara dengan teman-temannya soal berbagai hal yang mungkin terjadi. Dan yang dikhawatirkan: adanya anggota keluarga yang sakit, meninggal, atau terluka selama ia berada di ruang angkasa.
"Kondisi itu akan sangat sulit bagi kami, para astronaut dan kosmonaut," kata Hadfield. "Berada di ruang tertutup tanpa bisa melakukan apa-apa bagi keluarga, itu menyiksa."
Prediksi kiamat 21 Desember 2012 dicetuskan seorang hippies, Jose Arguelles, penulis buku The Mayan Factor. Dalam buku terbitan 1987 itu, Arguelles mengklaim dirinya telah berkomunikasi dengan roh raja suku Maya dari abad ketujuh. Hasil perbincangannya, Arguelles menyebut 21 Desember 2012 sebagai akhir dari perjalanan waktu.
Kalau saja ramalan kiamat 21 Desember 2012 benar, sudah waktunya bagi makhluk bumi untuk menghitung hari. Dan bila dunia benar-benar berakhir pada tanggal itu, kemungkinan hanya ada satu orang Kanada yang selamat. Setidaknya begitu menurut situs berita Metro News Canada.
Orang yang dimaksud adalah Chris Hadfield. Dan ia diperkirakan selamat dari kiamat karena pada waktu itu ayah tiga anak ini tengah berada di ruang angkasa. "Ya, Hadfield adalah seorang astronaut," tulis Metro News Canada, Selasa, 11 Desember 2012.
Pada Rabu, 19 Desember 2012, Hadfield dijadwalkan tinggal landas dalam kapsul ruang angkasa Rusia. Dan ia tidak sendiri, namun bertiga dengan rekannya asal Rusia. Bila tidak ada hambatan, tulis Metro News Canada, Hadfield akan sampai di Stasiun Ruang Angkasa Internasional pada Jumat, 21 Desember 2012. "Bertepatan dengan hari kiamat."
Hadfield sendiri tidak percaya akan nubuat hari kiamat. Menurut dia, ramalan itu hanya omong kosong. "Tapi lucu juga untuk jadi bahan obrolan," kata Hadfield.
Meski tidak mempercayai ramalan itu, Hadfield telah berbicara dengan teman-temannya soal berbagai hal yang mungkin terjadi. Dan yang dikhawatirkan: adanya anggota keluarga yang sakit, meninggal, atau terluka selama ia berada di ruang angkasa.
"Kondisi itu akan sangat sulit bagi kami, para astronaut dan kosmonaut," kata Hadfield. "Berada di ruang tertutup tanpa bisa melakukan apa-apa bagi keluarga, itu menyiksa."
Prediksi kiamat 21 Desember 2012 dicetuskan seorang hippies, Jose Arguelles, penulis buku The Mayan Factor. Dalam buku terbitan 1987 itu, Arguelles mengklaim dirinya telah berkomunikasi dengan roh raja suku Maya dari abad ketujuh. Hasil perbincangannya, Arguelles menyebut 21 Desember 2012 sebagai akhir dari perjalanan waktu.
Kamis, 13 Desember 2012
Segitiga Aneh Di Permukaan Bulan
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel
Dua teori utama yang dikenal untuk menjelaskan keberadaan manusia di bumi pada prinsipnya ada dua. Teori pertama adalah teori penciptaan yang berasal dari konsep religius, sedangkan teori kedua berasal dari gagasan ilmiah, seperti proses evolusi.
Terlepas dari kedua teori tersebut sebenarnya ada lagi teori ketiga yang mengatakan bahwa kehidupan manusia sebenarnya berasal dari planet di belahan alam semesta lain yang sudah ada sejak lama, lebih lama dari waktu yang diperkirakan. Bagaimanapun mereka yang percaya akan teori ini harus menunggu hasil penjelajahan luar angkasa dan kemajuan tehnologi untuk membuktikan kebenarannya.
Satu penemuan menghebohkan pada tahun 1976 yang dikenal sebagai “Face on Mars”, konstruksi geologis di planet Mars yang mempunyai bentuk mirip wajah manusia disambut dengan antusiasme yang luar biasa, memicu pengadaan riset dalam skala besar untuk meneliti lebih jauh kemungkinan adanya kehidupan lain di luar angkasa dalam sistem tata surya kita.
Sementara sebagian ilmuwan terfokus pada planet-planet lain, seorang ahli astronomi Amerika bernama Richard Hoagland memutuskan untuk mengamati lebih dalam planet yang lebih dekat, yaitu Bulan. Richard berpendapat bahwa meskipun relatif dekat, namun manusia belum terlalu mengeksploitasi bulan dengan lebih detail. Dalam penelitiannya yang cermat dengan mengambil foto foto permukaan bulan, Hoagland menemukan beberapa keanehan yang sepertinya diabaikan sains.
Pada beberapa foto permukaan bulan jelas terlihat struktur yang kemungkinan besar tidak terbentuk secara alami. Ini pertama terlihat pada kawah Triesnecker dan Ukert. Kawah-kawah tersebut dipercaya terbentuk akibat tumbukan meteor beberapa eon lalu. Di dunia ilmiah, eon dapat didefinisikan sebagai periode melebihi miliaran tahun.
Pengamatan radius kawah Ukert, terlihat suatu bentuk segitiga sama sisi sebagai fondasi geometri, dengan masing-masin sisi memiliki panjang 26 km. Saat bulan purnama, bentuk itu dapat dilihat dari bumi, meski hanya menggunakan teleskop kecil. Hal ini nyaris mustahil untuk dijelaskan hanya disebabkan oleh fenomena alam.
Dua teori utama yang dikenal untuk menjelaskan keberadaan manusia di bumi pada prinsipnya ada dua. Teori pertama adalah teori penciptaan yang berasal dari konsep religius, sedangkan teori kedua berasal dari gagasan ilmiah, seperti proses evolusi.
Terlepas dari kedua teori tersebut sebenarnya ada lagi teori ketiga yang mengatakan bahwa kehidupan manusia sebenarnya berasal dari planet di belahan alam semesta lain yang sudah ada sejak lama, lebih lama dari waktu yang diperkirakan. Bagaimanapun mereka yang percaya akan teori ini harus menunggu hasil penjelajahan luar angkasa dan kemajuan tehnologi untuk membuktikan kebenarannya.
Satu penemuan menghebohkan pada tahun 1976 yang dikenal sebagai “Face on Mars”, konstruksi geologis di planet Mars yang mempunyai bentuk mirip wajah manusia disambut dengan antusiasme yang luar biasa, memicu pengadaan riset dalam skala besar untuk meneliti lebih jauh kemungkinan adanya kehidupan lain di luar angkasa dalam sistem tata surya kita.
Sementara sebagian ilmuwan terfokus pada planet-planet lain, seorang ahli astronomi Amerika bernama Richard Hoagland memutuskan untuk mengamati lebih dalam planet yang lebih dekat, yaitu Bulan. Richard berpendapat bahwa meskipun relatif dekat, namun manusia belum terlalu mengeksploitasi bulan dengan lebih detail. Dalam penelitiannya yang cermat dengan mengambil foto foto permukaan bulan, Hoagland menemukan beberapa keanehan yang sepertinya diabaikan sains.
Pada beberapa foto permukaan bulan jelas terlihat struktur yang kemungkinan besar tidak terbentuk secara alami. Ini pertama terlihat pada kawah Triesnecker dan Ukert. Kawah-kawah tersebut dipercaya terbentuk akibat tumbukan meteor beberapa eon lalu. Di dunia ilmiah, eon dapat didefinisikan sebagai periode melebihi miliaran tahun.
Pengamatan radius kawah Ukert, terlihat suatu bentuk segitiga sama sisi sebagai fondasi geometri, dengan masing-masin sisi memiliki panjang 26 km. Saat bulan purnama, bentuk itu dapat dilihat dari bumi, meski hanya menggunakan teleskop kecil. Hal ini nyaris mustahil untuk dijelaskan hanya disebabkan oleh fenomena alam.
Senin, 10 Desember 2012
Mengapa NASA Gencar Memburu Gas Metana di Mars?
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Mengapa NASA Gencar Memburu Gas Metana di Mars? . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Mengapa NASA Gencar Memburu Gas Metana di Mars?
Foto bebatuan dan permukaan tanah Planet Mars yang diambil kendaraan penjelajah Curiosity NASA. REUTERS/NASA/JPL-Caltech/MSSS
Astronesia-Perburuan kehidupan di Mars terus bergulir. Misi ambisius Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini memasuki babak baru saat robot Curiosity gagal mendeteksi gas metana di atmosfer Planet Merah pada beberapa endusan pertama.
Begitu banyak ilmuwan dan awam kecewa dengan hasil pembacaan awal peranti Analisis Sampel Mars (SAM) yang terpasang di Curiosity. Sebab, penemuan metana telah lama dikaitkan dengan adanya kehidupan di suatu planet, dalam kasus ini, Mars.
"Semua orang gembira tentang kemungkinan adanya gas metana di Mars karena kehidupan selalu menghasilkan metana," kata Sushil Atreya, pakar SAM dari Universitas Michigan, Kamis 8 November 2012.
Setidaknya 90 persen metana di atmosfer Bumi berasal dari makhluk hidup. Kondisi inilah yang menjadi acuan para ilmuwan NASA untuk menggunakan metana sebagai indikator adanya kehidupan di Mars.
Para ilmuwan NASA punya satu teori untuk menjawab absennya metana di Mars. Menurut mereka, metana di Mars punya perilaku unik. Gas tak berbau itu bisa dengan cepat menghilang dari atmosfer. Artinya, setiap molekul metana yang berputar-putar di satu lokasi pada waktu tertentu kemungkinan diproduksi pada masa lalu.
"Metana biasanya hancur secara alami lewat reaksi fotokimia, seperti halnya di Bumi. Proses yang sama bisa terjadi di Mars, tapi perlu ratusan tahun," kata Atreya, menambahkan bahwa sebagian besar metana di Mars mungkin "hilang" lantaran diserap oleh permukaan planet itu sendiri.
Lagipula, Atreya mengatakan, keberadaan jumlah besar metana tidak serta merta menggambarkan kehidupan di Mars. Sebab, metana juga dapat diproduksi lewat proses abiotik, seperti degradasi partikel debu antarplanet oleh sinar ultraviolet dan interaksi antara air dan batu. "Tumbukan komet juga bisa menghasilkan metana," ujarnya.
Curiosity akan melanjutkan perburuan hingga dua tahun mendatang untuk memastikan apakah Mars benar-benar memiliki metana, gas yang bisa mendukung kehidupan mikroba. Temuan awal yang diperoleh robot beroda enam ini telah memberi pemahaman tambahan tentang pembentukan dan penghancuran metana di Planet Merah.
"Setidaknya untuk saat ini, metana di Mars memang tenggelam diserap permukaannya," kata Atreya. "Tapi dugaan itu bisa berubah seiring waktu."
Foto bebatuan dan permukaan tanah Planet Mars yang diambil kendaraan penjelajah Curiosity NASA. REUTERS/NASA/JPL-Caltech/MSSS
Astronesia-Perburuan kehidupan di Mars terus bergulir. Misi ambisius Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini memasuki babak baru saat robot Curiosity gagal mendeteksi gas metana di atmosfer Planet Merah pada beberapa endusan pertama.
Begitu banyak ilmuwan dan awam kecewa dengan hasil pembacaan awal peranti Analisis Sampel Mars (SAM) yang terpasang di Curiosity. Sebab, penemuan metana telah lama dikaitkan dengan adanya kehidupan di suatu planet, dalam kasus ini, Mars.
"Semua orang gembira tentang kemungkinan adanya gas metana di Mars karena kehidupan selalu menghasilkan metana," kata Sushil Atreya, pakar SAM dari Universitas Michigan, Kamis 8 November 2012.
Setidaknya 90 persen metana di atmosfer Bumi berasal dari makhluk hidup. Kondisi inilah yang menjadi acuan para ilmuwan NASA untuk menggunakan metana sebagai indikator adanya kehidupan di Mars.
Para ilmuwan NASA punya satu teori untuk menjawab absennya metana di Mars. Menurut mereka, metana di Mars punya perilaku unik. Gas tak berbau itu bisa dengan cepat menghilang dari atmosfer. Artinya, setiap molekul metana yang berputar-putar di satu lokasi pada waktu tertentu kemungkinan diproduksi pada masa lalu.
"Metana biasanya hancur secara alami lewat reaksi fotokimia, seperti halnya di Bumi. Proses yang sama bisa terjadi di Mars, tapi perlu ratusan tahun," kata Atreya, menambahkan bahwa sebagian besar metana di Mars mungkin "hilang" lantaran diserap oleh permukaan planet itu sendiri.
Lagipula, Atreya mengatakan, keberadaan jumlah besar metana tidak serta merta menggambarkan kehidupan di Mars. Sebab, metana juga dapat diproduksi lewat proses abiotik, seperti degradasi partikel debu antarplanet oleh sinar ultraviolet dan interaksi antara air dan batu. "Tumbukan komet juga bisa menghasilkan metana," ujarnya.
Curiosity akan melanjutkan perburuan hingga dua tahun mendatang untuk memastikan apakah Mars benar-benar memiliki metana, gas yang bisa mendukung kehidupan mikroba. Temuan awal yang diperoleh robot beroda enam ini telah memberi pemahaman tambahan tentang pembentukan dan penghancuran metana di Planet Merah.
"Setidaknya untuk saat ini, metana di Mars memang tenggelam diserap permukaannya," kata Atreya. "Tapi dugaan itu bisa berubah seiring waktu."
Jumat, 07 Desember 2012
Ternyata Bumi Hampir Kiamat Pada Tahun 1883
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Ternyata Bumi Hampir Kiamat Pada Tahun 1883 . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Ternyata Bumi Hampir Kiamat Pada Tahun 1883
Isu kiamat pada bulan 12 tahun 2012 banyak membuat banyak orang resah namun ternyata dibelakang itu pada tahun 1883 bumi juga pernah hampir mengalami kiamat yang bisa menghancurkan kehidupan di Bumi.
Menurut Walter Meade Russel melalui blog Via Meadia yang dipublikasikan American Interest, Selasa (27/11/2012), menyatakan bahwa Bumi nyaris kiamat pada 1883. Hal ini berdasarkan data astronomi yang ada pada tahun itu.
Menurt data astronomi yang ditemukan setidaknya pada tahun 1883 terdapat pecahan komet hancur lebur menjadi 3275 bagian di dekat Bumi, komet komet ini hampir menghatam bumi. Besar komet yang hancur ini setara dengan komet komet yang menubruk Bumi pada 30 Juni 1908 (Peristiwa Tuguska).
Peristiwa Tuguska sendiri merupakan ledakan besar yang terjadi di Krai Krasnoyarsk, Rusia sekitar pukul 7.14 pagi waktu setempat.
Coba bayangkan saja jika sebagian saja pecahan komet itu sampai menghantam bumi maka berapa banyak ledakan dasyat yang akan terjadi seperti Peristiwa Tuguska. Jadi, bila objek tersebut bertabrakan dengan Bumi kita akan melihat 3275 Peristiwa Tuguskan dalam dua hari, mungkin sebuah peristiwa kepunahan yang luar biasa.
Namun untungnya pristiwa ini tidak terjadi dan bumi selamat dari kepunahan yang diakibatkan dari hantaman pecahan meteor.
Isu kiamat pada bulan 12 tahun 2012 banyak membuat banyak orang resah namun ternyata dibelakang itu pada tahun 1883 bumi juga pernah hampir mengalami kiamat yang bisa menghancurkan kehidupan di Bumi.
Menurut Walter Meade Russel melalui blog Via Meadia yang dipublikasikan American Interest, Selasa (27/11/2012), menyatakan bahwa Bumi nyaris kiamat pada 1883. Hal ini berdasarkan data astronomi yang ada pada tahun itu.
Menurt data astronomi yang ditemukan setidaknya pada tahun 1883 terdapat pecahan komet hancur lebur menjadi 3275 bagian di dekat Bumi, komet komet ini hampir menghatam bumi. Besar komet yang hancur ini setara dengan komet komet yang menubruk Bumi pada 30 Juni 1908 (Peristiwa Tuguska).
Peristiwa Tuguska sendiri merupakan ledakan besar yang terjadi di Krai Krasnoyarsk, Rusia sekitar pukul 7.14 pagi waktu setempat.
Coba bayangkan saja jika sebagian saja pecahan komet itu sampai menghantam bumi maka berapa banyak ledakan dasyat yang akan terjadi seperti Peristiwa Tuguska. Jadi, bila objek tersebut bertabrakan dengan Bumi kita akan melihat 3275 Peristiwa Tuguskan dalam dua hari, mungkin sebuah peristiwa kepunahan yang luar biasa.
Namun untungnya pristiwa ini tidak terjadi dan bumi selamat dari kepunahan yang diakibatkan dari hantaman pecahan meteor.
Hewan Mirip Tupai Tertangkap Kamera NASA Curiosity Di Mars
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Hewan Mirip Tupai Tertangkap Kamera NASA Curiosity Di Mars . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Hewan Mirip Tupai Tertangkap Kamera NASA Curiosity Di Mars
Foto berikut merupakan penampakan makhluk mirip tupai atau Guinea pig yang di ambil oleh Rover Curiosity pada SOL ke 52.Ketika foto di perbesar akan tampak sebuah wajah dari seekor hewan pengerat.Tampak dengan jelas warna lebih terang dan kelopak mata bawah bagian, hidung itu dan daerah pipi serta telinga,kaki depan dan perut.Makhluk itu tampak tersamar dengan baik di pasir.Foto ini bukan hasil photoshop,anda dapat melihat foto nya dari sumber NASA disini.
Menurut Scott C Warring,kemungkinan Amerika sengaja menyembunyikan fakta ini ke publik agar persaingan dengan Rusia dan Cina dalam bidang mengekspolasi ruang angkasa tak tersaingi
Berikut beberapa fotonya :
Berikut Videonya:
Foto berikut merupakan penampakan makhluk mirip tupai atau Guinea pig yang di ambil oleh Rover Curiosity pada SOL ke 52.Ketika foto di perbesar akan tampak sebuah wajah dari seekor hewan pengerat.Tampak dengan jelas warna lebih terang dan kelopak mata bawah bagian, hidung itu dan daerah pipi serta telinga,kaki depan dan perut.Makhluk itu tampak tersamar dengan baik di pasir.Foto ini bukan hasil photoshop,anda dapat melihat foto nya dari sumber NASA disini.
Menurut Scott C Warring,kemungkinan Amerika sengaja menyembunyikan fakta ini ke publik agar persaingan dengan Rusia dan Cina dalam bidang mengekspolasi ruang angkasa tak tersaingi
Berikut beberapa fotonya :
Berikut Videonya:
Kamis, 06 Desember 2012
12-12-12, Asteroid Berenergi Ledak 84 kali bom Hiroshima Mendekati Bumi
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel 12-12-12, Asteroid Berenergi Ledak 84 kali bom Hiroshima Mendekati Bumi . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel 12-12-12, Asteroid Berenergi Ledak 84 kali bom Hiroshima Mendekati Bumi
Tanggal 12 Desember 2012 diperkirakan akan banyak fenomena langka alam semesta, salah satunya asteroid Toutatis yang mendekati bumi. Energi ledakan asteroid itu 84 kali bom Hiroshima. Seperti apa bentuk asteroid ini?
Tentu menyenangkan terlebih bagi Anda yang hobi browsing. Info menarik terbaru seperti yang satu ini tentu tak ingin dilewatkan. Minggu depan, tepatnya pada Rabu (12/12/2012), asteroid tersebut akan melintas di titik terdekat dari Bumi. Sebelumnya astronom telah menemukan asteroid ini pada 1934.
Memiliki ukuran 4,3 x 2,6 km dan massa 50 miliar ton, benda luar agnkasa ini sulit diamati bila hanya dengan mata telanjang.
"Pada 2012 ini perlintasan-dekat Toutatis akan terjadi pada 12 Desember 2012 pukul 13.40 WIB mendatang sejauh 'hanya' 6,95 juta km atau 'hanya' 18 kali lebih jauh dibanding Bulan," kata astronom amatir Ma'rufin Sudibyo lewat Facebook, Selasa (4/12).
Ia menilai bahwa Samudra Pasifik akan menjadi titik terdekat bumi dengan asteroid tersebut. Wujudnya nanti sebagai bintik cahaya yang sangat redup, bermagnitud +8. Magnitud menyatakan kecerlangan benda langit; semakin negatif, semakin terang.
Asteroid itu pun dijelaskan tidak akan menabrak bumi apalagi menimbulkan kerugian bagi manusia. Tetapi bila asteroid ini jatuh di tanah maka energinya mencapai 84 kali bom Hiroshima.
"Asteroid bakal mengoyak titik tumbuknya menjadi kawah selebar 39 km dengan akumulasi panas mampu membakar obyek sejauh 700 km. Sementara itu, gelombang kejutnya mampu memorak-porandakan kawasan seluas 5,6 juta km persegi tanpa ampun," ujar Ma'rufin.
"Jika Toutatis jatuh di lautan, terbentuk megatsunami yang demikian masif sehingga pada jarak 10.000 km dari titik tumbuknya, gelombangnya masih setinggi 36 meter (periode 260 detik) yang menjalar secepat 200 km/jam," sambungnya.
Belakangan ini memang ada beberapa benda langit yang melintas di bumi dan menampakkan keindahannya. Semoga saja asteroid Toutatis juga hanya melintah sebagai keindahan yang diamati, bukan bencana.
Tanggal 12 Desember 2012 diperkirakan akan banyak fenomena langka alam semesta, salah satunya asteroid Toutatis yang mendekati bumi. Energi ledakan asteroid itu 84 kali bom Hiroshima. Seperti apa bentuk asteroid ini?
Tentu menyenangkan terlebih bagi Anda yang hobi browsing. Info menarik terbaru seperti yang satu ini tentu tak ingin dilewatkan. Minggu depan, tepatnya pada Rabu (12/12/2012), asteroid tersebut akan melintas di titik terdekat dari Bumi. Sebelumnya astronom telah menemukan asteroid ini pada 1934.
Memiliki ukuran 4,3 x 2,6 km dan massa 50 miliar ton, benda luar agnkasa ini sulit diamati bila hanya dengan mata telanjang.
"Pada 2012 ini perlintasan-dekat Toutatis akan terjadi pada 12 Desember 2012 pukul 13.40 WIB mendatang sejauh 'hanya' 6,95 juta km atau 'hanya' 18 kali lebih jauh dibanding Bulan," kata astronom amatir Ma'rufin Sudibyo lewat Facebook, Selasa (4/12).
Ia menilai bahwa Samudra Pasifik akan menjadi titik terdekat bumi dengan asteroid tersebut. Wujudnya nanti sebagai bintik cahaya yang sangat redup, bermagnitud +8. Magnitud menyatakan kecerlangan benda langit; semakin negatif, semakin terang.
Asteroid itu pun dijelaskan tidak akan menabrak bumi apalagi menimbulkan kerugian bagi manusia. Tetapi bila asteroid ini jatuh di tanah maka energinya mencapai 84 kali bom Hiroshima.
"Asteroid bakal mengoyak titik tumbuknya menjadi kawah selebar 39 km dengan akumulasi panas mampu membakar obyek sejauh 700 km. Sementara itu, gelombang kejutnya mampu memorak-porandakan kawasan seluas 5,6 juta km persegi tanpa ampun," ujar Ma'rufin.
"Jika Toutatis jatuh di lautan, terbentuk megatsunami yang demikian masif sehingga pada jarak 10.000 km dari titik tumbuknya, gelombangnya masih setinggi 36 meter (periode 260 detik) yang menjalar secepat 200 km/jam," sambungnya.
Belakangan ini memang ada beberapa benda langit yang melintas di bumi dan menampakkan keindahannya. Semoga saja asteroid Toutatis juga hanya melintah sebagai keindahan yang diamati, bukan bencana.
Rabu, 05 Desember 2012
Badai matahari 2013 ancam kondisi bumi
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Badai matahari 2013 ancam kondisi bumi . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Badai matahari 2013 ancam kondisi bumi
Sejumlah peneliti antariksa di dunia memprediksi puncak badai matahari akan terjadi pada pertengahan tahun 2013. Indikasi tersebut berdasar pada aktivitas matahari yang saat ini terus meningkat. Aktivitas matahari ini berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya, dan partikel energetik.
"Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan," ujar Dra Clara Yono Yatini, MSc, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), di sela-sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.
Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia. "Dampak badai matahari hanya merusak sistem teknologi saja," tegas Clara Yono.
Sistem teknologi yang terpengaruh, misalnya, rusaknya satelit sehingga mengganggu jaringan komunikasi. Dampak lainnya dari badai matahari ini juga dapat mengganggu medan magnet bumi. Seperti tahun 1989 saat badai matahari menyerang Kanada, jelas Clara, terjadi pemadaman listrik karena trafo di pusat jaringan listrik terbakar akibat arus yang sangat besar di bawah permukaan bumi. Badai matahari ini dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan, seperti mematikan sementara jaringan satelit dan jaringan listrik pada saat terjadi badai matahari.
"Masyarakat jangan terpengaruh dengan film 2012 karena itu sains palsu," pesan Clara Yono. Lapan kini gencar melakukan sosialisasi soal fenomena cuaca antariksa 2012-2015 kepada masyarakat untuk meluruskan cerita-cerita miring terkait kiamat yang tidak jelas dasarnya.
Isu kiamat tahun 2012 seperti yang digambarkan dalam film 2012 memang selama ini terus dikaitkan dengan sejumlah fenomena alam yang akan terjadi di bumi, di antaranya badai matahari ini.
Sejumlah peneliti antariksa di dunia memprediksi puncak badai matahari akan terjadi pada pertengahan tahun 2013. Indikasi tersebut berdasar pada aktivitas matahari yang saat ini terus meningkat. Aktivitas matahari ini berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya, dan partikel energetik.
"Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan," ujar Dra Clara Yono Yatini, MSc, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), di sela-sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.
Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia. "Dampak badai matahari hanya merusak sistem teknologi saja," tegas Clara Yono.
Sistem teknologi yang terpengaruh, misalnya, rusaknya satelit sehingga mengganggu jaringan komunikasi. Dampak lainnya dari badai matahari ini juga dapat mengganggu medan magnet bumi. Seperti tahun 1989 saat badai matahari menyerang Kanada, jelas Clara, terjadi pemadaman listrik karena trafo di pusat jaringan listrik terbakar akibat arus yang sangat besar di bawah permukaan bumi. Badai matahari ini dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan, seperti mematikan sementara jaringan satelit dan jaringan listrik pada saat terjadi badai matahari.
"Masyarakat jangan terpengaruh dengan film 2012 karena itu sains palsu," pesan Clara Yono. Lapan kini gencar melakukan sosialisasi soal fenomena cuaca antariksa 2012-2015 kepada masyarakat untuk meluruskan cerita-cerita miring terkait kiamat yang tidak jelas dasarnya.
Isu kiamat tahun 2012 seperti yang digambarkan dalam film 2012 memang selama ini terus dikaitkan dengan sejumlah fenomena alam yang akan terjadi di bumi, di antaranya badai matahari ini.
Selasa, 04 Desember 2012
Hahaha, Di Malaysia, UFO Mengirim Dan Menerima Pesan Twitter dari Planet Lain
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Hahaa, Di Malaysia, UFO Mengirim Dan Menerima Pesan Twitter dari Planet Lain . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Hahaa, Di Malaysia, UFO Mengirim Dan Menerima Pesan Twitter dari Planet Lain
Malaysia – Sebuah bentuk disk Besar yang berbentuk UFO difoto dan dilihat oleh banyak saksi mata di Beach Resort Malaysia dari Tuaran. Obyek putih biru tampaknya tenggelam dalam awan di atas. Jelas kapal itu berbentuk dan putih awan yang lewat di sekitarnya. Apakah Benar itu kapal Alien? dari Malaysia mengirim dan menerima pesan twitter dari UFO itu, ini disaksikan oleh karyawan dan tamu yang sama.
Menurut peneliti, pencarian kehidupan di luar Bumi berada di arah yang salah: Anda harus melihat ke jaringan sosial.
Sinyal yang akan dikirim ke intelijen asing media harus sama dengan laporan di jaringan sosial “Twitter”. Ini adalah astrofisikawan kesimpulan Gregory Benford dan saudara kembarnya, James Benford, ahli fisika dan presiden Microwave Sciences, menurut Daily Mail.
Menurut mereka, peradaban alien lebih mungkin untuk mengirim sinyal diarahkan pendek di kisaran satu sampai sepuluh giga hertz, tetapi bukan volume pesan ditransmisikan ke segala arah.
Alasannya terletak pada efisiensi yang lebih besar dari teknologi tersebut oleh sumber daya tabungan, yang kami yakini penulis penelitian cenderung semua makhluk, bahkan makhluk asing.
Dengan demikian, untuk komunikasi antarplanet itu lebih cocok untuk “Twitter”, bukannya “War and Peace”, kata James Benford.
Transmisi sinyal lebih dari jarak tahun cahaya membutuhkan sumber daya yang cukup. Menurut peneliti, jika Anda melihat situasi dari perspektif orang asing, itu adalah jelas para anggota dari “Search for Extraterrestrial Intelligence” proyek Amerika (SETI) selama lima dekade telah menggunakan metode yang salah.
Pencarian yang dilakukan oleh anggota dari proyek SETI, Benford berasimilasi sebagai karya mercusuar, yang mencari sinyal yang konstan melalui ruang galaksi. Namun pendekatan ini memungkinkan pesan singkat terdeteksi dari yang terlihat.
Bintang-bintang muncul di sana di tengah miliaran tahun lebih tua dari matahari kita. Hal ini memungkinkan untuk berharap untuk bertemu dengan peradaban yang cukup maju, menurut saudara.
Ini mengingatkan sebuah insiden, 15 Agustus 1977 ketika sebuah teleskop radio di Ohio mengambil nada yang tidak biasa, yang berlangsung 72 detik. Sinyal yang diterima ‘sinyal Yang Luar Biasa’.
Sinyal itu datang dari ruang kosong di konstelasi Sagitarius. Dia hanya lulus pada frekuensi di mana para peneliti telah memperkirakan sinyal dari alien.
Sejak itu, belum ada yang mampu menjelaskan sifat sinyal ini, serta mendengarnya lagi.
Edt/ Mcl
Malaysia – Sebuah bentuk disk Besar yang berbentuk UFO difoto dan dilihat oleh banyak saksi mata di Beach Resort Malaysia dari Tuaran. Obyek putih biru tampaknya tenggelam dalam awan di atas. Jelas kapal itu berbentuk dan putih awan yang lewat di sekitarnya. Apakah Benar itu kapal Alien? dari Malaysia mengirim dan menerima pesan twitter dari UFO itu, ini disaksikan oleh karyawan dan tamu yang sama.
Menurut peneliti, pencarian kehidupan di luar Bumi berada di arah yang salah: Anda harus melihat ke jaringan sosial.
Sinyal yang akan dikirim ke intelijen asing media harus sama dengan laporan di jaringan sosial “Twitter”. Ini adalah astrofisikawan kesimpulan Gregory Benford dan saudara kembarnya, James Benford, ahli fisika dan presiden Microwave Sciences, menurut Daily Mail.
Menurut mereka, peradaban alien lebih mungkin untuk mengirim sinyal diarahkan pendek di kisaran satu sampai sepuluh giga hertz, tetapi bukan volume pesan ditransmisikan ke segala arah.
Alasannya terletak pada efisiensi yang lebih besar dari teknologi tersebut oleh sumber daya tabungan, yang kami yakini penulis penelitian cenderung semua makhluk, bahkan makhluk asing.
Dengan demikian, untuk komunikasi antarplanet itu lebih cocok untuk “Twitter”, bukannya “War and Peace”, kata James Benford.
Transmisi sinyal lebih dari jarak tahun cahaya membutuhkan sumber daya yang cukup. Menurut peneliti, jika Anda melihat situasi dari perspektif orang asing, itu adalah jelas para anggota dari “Search for Extraterrestrial Intelligence” proyek Amerika (SETI) selama lima dekade telah menggunakan metode yang salah.
Pencarian yang dilakukan oleh anggota dari proyek SETI, Benford berasimilasi sebagai karya mercusuar, yang mencari sinyal yang konstan melalui ruang galaksi. Namun pendekatan ini memungkinkan pesan singkat terdeteksi dari yang terlihat.
Bintang-bintang muncul di sana di tengah miliaran tahun lebih tua dari matahari kita. Hal ini memungkinkan untuk berharap untuk bertemu dengan peradaban yang cukup maju, menurut saudara.
Ini mengingatkan sebuah insiden, 15 Agustus 1977 ketika sebuah teleskop radio di Ohio mengambil nada yang tidak biasa, yang berlangsung 72 detik. Sinyal yang diterima ‘sinyal Yang Luar Biasa’.
Sinyal itu datang dari ruang kosong di konstelasi Sagitarius. Dia hanya lulus pada frekuensi di mana para peneliti telah memperkirakan sinyal dari alien.
Sejak itu, belum ada yang mampu menjelaskan sifat sinyal ini, serta mendengarnya lagi.
Edt/ Mcl
Senin, 03 Desember 2012
Malam Ini, Planet Jupiter Dalam Posisi Terdekat dengan Bumi
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Malam Ini, Planet Jupiter Dalam Posisi Terdekat dengan Bumi . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Malam Ini, Planet Jupiter Dalam Posisi Terdekat dengan Bumi
Jupiter, planet terbesar dalam tata surya manusia, akan mendekati Bumi malam ini, Senin (3/12). Jupiter akan berada dalam kondisi oposisi, di mana Bumi, Matahari, dan Jupiter dalam satu garis.
Tidak akan ada dampak apa pun bagi manusia penghuni Bumi atas kondisi ini. Kita malah akan bisa menyaksikan fenomena terangnya Jupiter. "Peristiwa ini terjadi sekitar lima tahun sekali, terakhir terjadi pada tahun 2007," ujar Taufik Hidayat, Ketua Program Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada National Geographic Indonesia, Senin (3/12).
Jupiter dalam kondisi terterangnya bisa disaksikan dari seluruh provinsi di Indonesia. Syaratnya hanya langit yang cerah. Namun, ditambahkan Taufik, kondisi oposisi ini relatif tidak terlalu langka.
Meski demikian, Jupiter merupakan objek menarik bagi ilmu astronomi karena memiliki empat satelit yang cukup besar: Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. "Hanya dengan teleskop sederhana, pergerakan satelit-satelit dari Jupiter bisa terlihat. Jupiter juga memiliki aktivitas atmosfer yang dahsyat dan bisa berinteraksi dengan energi Matahari," kata Taufik.
Saat Bumi dan Jupiter dalam kondisi terdekatnya, mereka terpisah sejauh 628.743.036 juta kilometer. Sedangkan posisi terjauhnya terpisahkan 928.081.020 juta kilometer.
Jupiter kerap kali menjadi benda langit ketiga paling terang di langit malam setelah Bulan dan Venus. Ketika Bumi dan Jupiter dalam posisi terdekatnya, hanya Bulan-lah satu-satunya benda langit yang bisa mengalahkan sinaran Jupiter.
Besarnya ukuran Jupiter juga menimbulkan beberapa dampak di seluruh tata surya kita. Beberapa peneliti bahkan percaya efek pasang-surut Jupiter saat mencapai posisi perihelion -posisi terdekat dengan Matahari- bisa menyebabkan bintik di Matahari.
Massa dan beberapa aspek lain yang dimiliki Jupiter juga membuatnya memiliki gaya gravitasi yang cukup kuat. Membuatnya mempunyai banyak sekali satelit -saat ini Jupiter dipercaya memiliki 50 bulan. Mayoritas bulan ini merupakan asteroid yang tertarik gravitasi Jupiter.
Sumber:Nationalgeographic.com
Jupiter, planet terbesar dalam tata surya manusia, akan mendekati Bumi malam ini, Senin (3/12). Jupiter akan berada dalam kondisi oposisi, di mana Bumi, Matahari, dan Jupiter dalam satu garis.
Tidak akan ada dampak apa pun bagi manusia penghuni Bumi atas kondisi ini. Kita malah akan bisa menyaksikan fenomena terangnya Jupiter. "Peristiwa ini terjadi sekitar lima tahun sekali, terakhir terjadi pada tahun 2007," ujar Taufik Hidayat, Ketua Program Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada National Geographic Indonesia, Senin (3/12).
Jupiter dalam kondisi terterangnya bisa disaksikan dari seluruh provinsi di Indonesia. Syaratnya hanya langit yang cerah. Namun, ditambahkan Taufik, kondisi oposisi ini relatif tidak terlalu langka.
Meski demikian, Jupiter merupakan objek menarik bagi ilmu astronomi karena memiliki empat satelit yang cukup besar: Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. "Hanya dengan teleskop sederhana, pergerakan satelit-satelit dari Jupiter bisa terlihat. Jupiter juga memiliki aktivitas atmosfer yang dahsyat dan bisa berinteraksi dengan energi Matahari," kata Taufik.
Saat Bumi dan Jupiter dalam kondisi terdekatnya, mereka terpisah sejauh 628.743.036 juta kilometer. Sedangkan posisi terjauhnya terpisahkan 928.081.020 juta kilometer.
Jupiter kerap kali menjadi benda langit ketiga paling terang di langit malam setelah Bulan dan Venus. Ketika Bumi dan Jupiter dalam posisi terdekatnya, hanya Bulan-lah satu-satunya benda langit yang bisa mengalahkan sinaran Jupiter.
Besarnya ukuran Jupiter juga menimbulkan beberapa dampak di seluruh tata surya kita. Beberapa peneliti bahkan percaya efek pasang-surut Jupiter saat mencapai posisi perihelion -posisi terdekat dengan Matahari- bisa menyebabkan bintik di Matahari.
Massa dan beberapa aspek lain yang dimiliki Jupiter juga membuatnya memiliki gaya gravitasi yang cukup kuat. Membuatnya mempunyai banyak sekali satelit -saat ini Jupiter dipercaya memiliki 50 bulan. Mayoritas bulan ini merupakan asteroid yang tertarik gravitasi Jupiter.
Sumber:Nationalgeographic.com
Foto Penampakan Benda Asing Yang Mongorbit Bumi Oleh NASA Yang Bocor Ke Publik
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Foto Penampakan Benda Asing Yang Mongorbit Bumi Oleh NASA Yang Bocor Ke Publik . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Foto Penampakan Benda Asing Yang Mongorbit Bumi Oleh NASA Yang Bocor Ke Publik
Astronesia-Berikut ini adalah beberapa foto yang bocor dari NASA Johnson Space Center.Foto ini diambil oleh satelit NASA yang mengorbit bumi.Menurut Scott C. Waring,dia mempertaruhkan semua reputasinya bahwa foto ini adalah ASLI.
Dalam foto ini tampak sebuah pesawat asing yang mengorbit bumi.Pesawat ini bukan Stasiun ruang angkasa internasional atau satelit bumi.
Berikut foto-fotonya :
Astronesia-Berikut ini adalah beberapa foto yang bocor dari NASA Johnson Space Center.Foto ini diambil oleh satelit NASA yang mengorbit bumi.Menurut Scott C. Waring,dia mempertaruhkan semua reputasinya bahwa foto ini adalah ASLI.
Dalam foto ini tampak sebuah pesawat asing yang mengorbit bumi.Pesawat ini bukan Stasiun ruang angkasa internasional atau satelit bumi.
Berikut foto-fotonya :
Jumat, 30 November 2012
Video Penampakan UFO Gentayangan di YouTube
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Video Penampakan UFO Gentayangan di YouTube . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Video Penampakan UFO Gentayangan di YouTube
Selama akhir pekan kemarin, beberapa akun Youtube mengunggah video penampakan Unidentified Flying Object (UFO) di langit Inggris dan Amerika Serikat.
Senin (26/11/2012), penampakan UFO dilaporkan terjadi secara intens dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan video yang diunggah di Youtube, penampakan UFO ini terjadi di wilayah Wiltshire – Inggris serta New York, Amerika Serikat Dilansir International Business Times,.
Pada video penampakan cahaya aneh di langit Wiltshire, sang perekam video itu menggunakan teknologi night vision untuk mengamati objek dalam kondisi penerangan yang minim atau gelap. Video yang menggambarkan UFO melayang di atas sebuah rumah di wilayah Westhampton – New York, Amerika Serikat, menceritakan tentang lima objek asing raksasa berwarna orange yang “berkunjung khusus” dan meluncur perlahan ke arah timur di langit.
Video ketiga, menampilkan laporan objek misterius di sekeliling matahari. Diduga objek ini merupakan UFO yang tertangkap oleh kamera NASA. “Jika hanya ada satu atau dua UFO, Anda mungkin akan terkejut. Namun, dengan jumlah puluhan dari mereka (UFO), bagaimana hal ini bisa meninggalkan jejak pada perasaan Anda?”, ungkap pemilik website Ufosightingsdaily, Scott Waring.
Informasi yang beredar beberapa waktu lalu menyebutkan, terdapat penampakan UFO di tiga langit negara yang berbeda. Saksi mata mengakui bahwa mereka melihat UFO di langit Arizona (Amerika Serikat), Melbourne (Australia) dan Manchester (Inggris). Kabarnya, UFO ini terlihat di tiga kota besar dalam kurun waktu lima hari.
Seorang pilot dan insinyur sistem pesawat terbang di Arizona, menuturkan bahwa dirinya melihat pesawat aneh bercahaya di langit. Tidak hanya di langit Arizona, dua bersaudara Maggie Waldron dan Lorna Hanmore dari Manchester juga mengatakan telah melihat UFO pada 22 September 2012. Mereka menggambarkan bahwa bentuk UFO tersebut mirip karakter ikonik dalam film Toy Story (Buzz Lightyear).
Selain di Manchester, UFO tersebut juga terlihat di langit Melbourne, Australia. Pada Sabtu malam, seorang pria mengabadikan cahaya aneh yang melayang di atas Carlton Gardens . Simak videonya di tautan ini
Sumber: http://misteri.lintas.me/go/seputarkita.info/video-penampakan-ufo-gentayangan-di-youtube/
Selama akhir pekan kemarin, beberapa akun Youtube mengunggah video penampakan Unidentified Flying Object (UFO) di langit Inggris dan Amerika Serikat.
Senin (26/11/2012), penampakan UFO dilaporkan terjadi secara intens dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan video yang diunggah di Youtube, penampakan UFO ini terjadi di wilayah Wiltshire – Inggris serta New York, Amerika Serikat Dilansir International Business Times,.
Pada video penampakan cahaya aneh di langit Wiltshire, sang perekam video itu menggunakan teknologi night vision untuk mengamati objek dalam kondisi penerangan yang minim atau gelap. Video yang menggambarkan UFO melayang di atas sebuah rumah di wilayah Westhampton – New York, Amerika Serikat, menceritakan tentang lima objek asing raksasa berwarna orange yang “berkunjung khusus” dan meluncur perlahan ke arah timur di langit.
Video ketiga, menampilkan laporan objek misterius di sekeliling matahari. Diduga objek ini merupakan UFO yang tertangkap oleh kamera NASA. “Jika hanya ada satu atau dua UFO, Anda mungkin akan terkejut. Namun, dengan jumlah puluhan dari mereka (UFO), bagaimana hal ini bisa meninggalkan jejak pada perasaan Anda?”, ungkap pemilik website Ufosightingsdaily, Scott Waring.
Informasi yang beredar beberapa waktu lalu menyebutkan, terdapat penampakan UFO di tiga langit negara yang berbeda. Saksi mata mengakui bahwa mereka melihat UFO di langit Arizona (Amerika Serikat), Melbourne (Australia) dan Manchester (Inggris). Kabarnya, UFO ini terlihat di tiga kota besar dalam kurun waktu lima hari.
Seorang pilot dan insinyur sistem pesawat terbang di Arizona, menuturkan bahwa dirinya melihat pesawat aneh bercahaya di langit. Tidak hanya di langit Arizona, dua bersaudara Maggie Waldron dan Lorna Hanmore dari Manchester juga mengatakan telah melihat UFO pada 22 September 2012. Mereka menggambarkan bahwa bentuk UFO tersebut mirip karakter ikonik dalam film Toy Story (Buzz Lightyear).
Selain di Manchester, UFO tersebut juga terlihat di langit Melbourne, Australia. Pada Sabtu malam, seorang pria mengabadikan cahaya aneh yang melayang di atas Carlton Gardens . Simak videonya di tautan ini
Sumber: http://misteri.lintas.me/go/seputarkita.info/video-penampakan-ufo-gentayangan-di-youtube/
Rabu, 28 November 2012
Apakah Ramalan 2012 Sepenuhnya Fiksi?
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Apakah Ramalan 2012 Sepenuhnya Fiksi? . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Apakah Ramalan 2012 Sepenuhnya Fiksi?
Menurut rasio eksperimental, Schmidt menghitung bahwa sekarang gelombang kecepatan lava ke permukaan sudah 25 kali lebih cepat dari yang diprediksi.
Dengan bantuan sebuah mesin sentrifugal raksasa, geoscientists Schmidt dari Federal Institute of Technology Zurich baru-baru ini melakukan serangkaian percobaan untuk membuktikan perubahan baru dari aktivitas geologi. Dalam percobaannya ia menemukan lava dalam bumi, kecepatan naiknya ke permukaan lebih cepat 25 kali dari sebelumnya!.
Bulan pertama Tahun Baru 2012 belum selesai, ilmuwan bumi (geoscientists) dengan jelas telah merasa bahwa aktivitas dari gerakan geologi.
Malam Natal tahun 2011 lalu, gunung berapi Mayon yang terletak di Provinsi Albay, Philipina, mulai memuntahkan lahar, para geolog memperingatkan penduduk di sekitar kawasan gunung berapi agar mengungsi, dan menganggap setiap saat dapat terjadi letusan dahsyat pada gunung berapi yang paling aktif di Philipina ini.
Awal Januari 2012, gunung berapi Nyamuragira yang terletak di sebelah timur Provinsi Kivus, Democratic Republic of Congo (Kinshasa), pada tanggal 1 malam mulai memuntahkan lahar, sehari kemudian, gunung berapi Galeras yang terletak di bagian tenggara Kolombia meletus; pada hari yang sama, gunung berapi yang terletak di Pulau La Réunion, Perancis di Samudera Hindia ditemukan sedang memuntahkan magma dalam jumlah besar.
Pada 13 Januari, sebuah gempa bumi berkekuatan 7,3 SR terjadi di Haiti, merambat hampir 16 kilometer di Port-au-Prince ibukota Haiti, hampir menghancurkan seluruh kota.
Meskipun Haiti berada di persimpangan Lempeng Amerika Utara dan Lempeng Karibia, itu adalah daerah rawan gempa, tetapi dalam waktu hampir 200 tahun, Pulau Hispaniola yang berada di Haiti telah mempertahankan ketenangannya di permukaan bumi, hingga pada 13 Januari lalu baru tiba-tiba meledak.
Walaupun para geologis yang terus menerus mencermati perubahan-perubahan dalam struktur geologi bumi Haiti, juga tidak memperkirakan gempa bumi di Haiti akan datang dengan tiba-tiba.
Michael Blanpied geologis dari United States Geological Survey ketika diwawancara oleh “Time” pasca gempa mengatakan: “Banyak geologis telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk meneliti Haiti, semua orang tahu pada akhirnya akan terjadi sekali gempa bumi yang besar, tapi untuk memastikan kapan terjadi, tak seorang pun dapat membuat ramalan seperti itu. “Sampai sebelum gempa bumi Haiti terjadi, para geologis juga tidak menemukan sesuatu sinyal elektromagnetik yang tidak normal, sinyal air, atau sinyal lainnya yang menunjukkan kedatangan gempa bumi.”
Untungnya, gempa ini tidak menyebabkan tsunami. gempa bumi yang terjadi di atas lempeng lautan biasanya akan menyebabkan gunung berapi di bawah laut meletus atau gempa lainnya, aktivitas geologi di bawah laut ini akan memicu gelombang besar, sering kali mempunyai daya rusak yang lebih besar. Tetapi tidak boleh dipandang ringan karena “di Haiti masih mungkin akan terjadi lagi gempa dengan skala yang hampir sama.”
Seorang ahli gempa Inggris William McCain mengatakan. Menurut penelitian, di bawah dua lempeng Haiti berada, masih tersimpan gaya yang sangat besar.
“Masyarakat Haiti harus mempersiapkan diri lebih serius, setidaknya lebih siap daripada sekarang”, McCain memperingatkan.
Kebanyakan ahli geologi memahami secara kasar pergerakan lempeng bumi, tetapi apa jenis gayanya yang akhirnya menimbulkan lempengan patah atau lava yang mengalir keluar, tidak banyak orang yang dapat memprediksi sebelum pergerakan geologi terjadi.
Selain itu, baru-baru ini beberapa studi yang dilakukan oleh para geoscientists terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi, mungkin juga akan terjadi masalah baru.
Menurut sebuah studi baru dari University of Zurich Federal Institute of Technology menunjukkan bahwa model gerakan geologi bumi sekarang, mungkin telah berbeda dengan yang ditetapkan oleh para geologis pada awalnya.
“Lava bergerak menyembur ke permukaan dengan kecepatan 25 kali lebih cepat dari yang diperkirakan”, MaxSchmidt berkata. Dalam suatu eksperimen yang dipimpinnya, dia dan koleganya menemukan bahwa saat ini, gerakan geologi jauh lebih dramatis dibandingkan masa lalu.
Percobaan dengan Mesin Sentrifugal
Untuk mensimulasikan gerakan geologi di bawah, Schmidt menggunakan sebuah mesin sentrifugal besar. Diameter mesin ini 2 meter, ditempatkan di ruang bawah tanah Department Geologi Federal Institute of Technology Zurich.
Pada tahun 2001, Schmidt datang ke Zurich Federal Institute of Technology. Ini adalah sekolah Politeknik yang paling banyak memperoleh Hadiah Nobel, para ilmuwan yang berhasil dari sekolah ini, di antaranya adalah Albert Einstein.
Sekolah ini akan memberikan lingkungan peneliti yang paling profesional, dan untuk ilmuwan bumi Schmidt, ini berarti bahwa ia dapat memiliki salah satu mesin sentrifugal skala besar yang paling unik dan satu-satunya di dunia.
Selain dapat terus dipercepat, mesin sentrifugal juga dapat bekerja di bawah tekanan dan suhu lingkungan tertentu, parameter tekanan dan temperatur ini membentuk lingkungan yang sangat mirip dengan interior bumi.
Dalam lingkungan ini, pengoperasian sentrifugal dapat mempengaruhi sampel batu, Schmidt juga dapat melihat diferensiasi dan mencairnya sampel tersebut. Itu mirip dengan situasi ditampilkan lava di bawah lapisan permukaan ketika gempa bumi atau letusan gunung berapi.
Dalam percobaan, kecepatan mesin sentrifugal dinaikkan hingga mencapai 2.800 kali per menit, gaya yang ditimbulkan dalam kecepatan ini adalah 3.000 kali percepatan gaya gravitasi bumi.
Ketika mulai dijalankan pada kecepatan penuh, suara yang dihasilkan mencapai 120 db (desibel). “Ini seperti berdiri di atas pesawat hendak lepas landas”, Schmidt berkata.
Menurut dia, kecepatan cincin luar sentrifugal dapat mencapai 850 km/jam, jika menekan tombol off saat mesin beroperasi, paling sedikit harus menunggu 1 jam, mesin baru akan berhenti secara bertahap.
Reactive centrifugal and centrifugal forces
Dalam percobaan biasa di laboratorium, ketika gaya yang dihasilkan oleh mesin sentrifugal dengan kecepatan tinggi hingga 400-700 kali percepatan gravitasi di bumi, sampel batu sudah mulai menunjukkan tren pencairan dan gerakan.
Sekarang magma letusan gunung berapi berasal dari era awal Firaun, eksperimen Schmidt juga mengikuti gerakan geologis model lama mekanika dan termodinamika.
Yang disebut model adalah metode observasi dan perhitungan, para ilmuwan bumi harus terlebih dahulu menyetujui hubungan antara jumlah elemen, berikutnya baru dapat mulai memverifikasi “kalkulus” keluar dari hasil percobaan mereka.
Pertama-tama Schmidt dan tim risetnya menyiapkan sejumlah sampel batu. Lahar interior bumi, biasanya beberapa batu basalt semi-cair; Schmidt mendapatkan beberapa batu ini dari punggungan tengah samudra, ini mewakili magma dalam gerakan geologis.
Batu Olivin membentuk 2/3 dari lapisan mantel, jadi ia menggunakan lapisan batu ini sebagai “tanah.” Awal percobaan, di samping harus mempercepat mesin sentrifugal agar dapat menciptakan lingkungan gerakan untuk basalt, juga menaikkan suhu di ruang percobaan hingga 1.300 derajat Celsius, dan memberi tekanan tinggi hingga megapascals.
Dalam lingkungan ini, batu basalt bertahap mencair, dan secara perlahan-lahan memberi tekanan pada lapisan batu olivin di atas lapisannya. Schmidt dan tim risetnya bertanggung jawab atas catatan-catatan proses dan berbagai jenis perubahan data.
Di bawah mikroskop mereka mengamati hubungan dua jenis batu-batuan saling penetrasi dan terobos, akhirnya mereka menemukan bahwa beberapa yang telah diakui ilmuwan bumi sebagai konstan, sekarang telah berubah!.
Aktivitas magma biasanya terjadi pada tempat 120 kilometer di bawah permukaan. Sesuai dengan perkiraan sebelumnya bila magma hendak menerobos lapisan mantel, menyembur ke permukaan, memerlukan waktu beberapa ratus ribu tahun.
Namun, menurut eksperimen Schmidt, sekarang proses ini tampaknya dapat diselesaikan dalam ribuan tahun. Koleksi baru batu basalt menunjukkan gaya ke atas magma telah dipercepat, “Sebelumnya, kami percaya bahwa magma yang disemburkan keluar dari gunung berapi berasal dari Ice Age, sekarang tampaknya magma ini semata-mata berasal dari zaman Firaun.”
Menurut rasio eksperimental, Schmidt menghitung bahwa sekarang gelombang kecepatan lava ke permukaan sudah 25 kali lebih cepat dari yang diprediksi. Dan apakah perubahan demikian pasti akan mempengaruhi aktivitas permukaan lempeng, Schmidt menambahkan bahwa kesimpulan yang diberikan masih terlalu dini. Namun dalam sebuah film akbar “2012” pada akhir tahun 2009, penyebab kehancuran bumi adalah lava menyembur ke atas. (Erb/reu/suaramedia/icc.wp.com)
Menurut rasio eksperimental, Schmidt menghitung bahwa sekarang gelombang kecepatan lava ke permukaan sudah 25 kali lebih cepat dari yang diprediksi.
Dengan bantuan sebuah mesin sentrifugal raksasa, geoscientists Schmidt dari Federal Institute of Technology Zurich baru-baru ini melakukan serangkaian percobaan untuk membuktikan perubahan baru dari aktivitas geologi. Dalam percobaannya ia menemukan lava dalam bumi, kecepatan naiknya ke permukaan lebih cepat 25 kali dari sebelumnya!.
Bulan pertama Tahun Baru 2012 belum selesai, ilmuwan bumi (geoscientists) dengan jelas telah merasa bahwa aktivitas dari gerakan geologi.
Malam Natal tahun 2011 lalu, gunung berapi Mayon yang terletak di Provinsi Albay, Philipina, mulai memuntahkan lahar, para geolog memperingatkan penduduk di sekitar kawasan gunung berapi agar mengungsi, dan menganggap setiap saat dapat terjadi letusan dahsyat pada gunung berapi yang paling aktif di Philipina ini.
Awal Januari 2012, gunung berapi Nyamuragira yang terletak di sebelah timur Provinsi Kivus, Democratic Republic of Congo (Kinshasa), pada tanggal 1 malam mulai memuntahkan lahar, sehari kemudian, gunung berapi Galeras yang terletak di bagian tenggara Kolombia meletus; pada hari yang sama, gunung berapi yang terletak di Pulau La Réunion, Perancis di Samudera Hindia ditemukan sedang memuntahkan magma dalam jumlah besar.
Pada 13 Januari, sebuah gempa bumi berkekuatan 7,3 SR terjadi di Haiti, merambat hampir 16 kilometer di Port-au-Prince ibukota Haiti, hampir menghancurkan seluruh kota.
Meskipun Haiti berada di persimpangan Lempeng Amerika Utara dan Lempeng Karibia, itu adalah daerah rawan gempa, tetapi dalam waktu hampir 200 tahun, Pulau Hispaniola yang berada di Haiti telah mempertahankan ketenangannya di permukaan bumi, hingga pada 13 Januari lalu baru tiba-tiba meledak.
Walaupun para geologis yang terus menerus mencermati perubahan-perubahan dalam struktur geologi bumi Haiti, juga tidak memperkirakan gempa bumi di Haiti akan datang dengan tiba-tiba.
Michael Blanpied geologis dari United States Geological Survey ketika diwawancara oleh “Time” pasca gempa mengatakan: “Banyak geologis telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk meneliti Haiti, semua orang tahu pada akhirnya akan terjadi sekali gempa bumi yang besar, tapi untuk memastikan kapan terjadi, tak seorang pun dapat membuat ramalan seperti itu. “Sampai sebelum gempa bumi Haiti terjadi, para geologis juga tidak menemukan sesuatu sinyal elektromagnetik yang tidak normal, sinyal air, atau sinyal lainnya yang menunjukkan kedatangan gempa bumi.”
Untungnya, gempa ini tidak menyebabkan tsunami. gempa bumi yang terjadi di atas lempeng lautan biasanya akan menyebabkan gunung berapi di bawah laut meletus atau gempa lainnya, aktivitas geologi di bawah laut ini akan memicu gelombang besar, sering kali mempunyai daya rusak yang lebih besar. Tetapi tidak boleh dipandang ringan karena “di Haiti masih mungkin akan terjadi lagi gempa dengan skala yang hampir sama.”
Seorang ahli gempa Inggris William McCain mengatakan. Menurut penelitian, di bawah dua lempeng Haiti berada, masih tersimpan gaya yang sangat besar.
“Masyarakat Haiti harus mempersiapkan diri lebih serius, setidaknya lebih siap daripada sekarang”, McCain memperingatkan.
Kebanyakan ahli geologi memahami secara kasar pergerakan lempeng bumi, tetapi apa jenis gayanya yang akhirnya menimbulkan lempengan patah atau lava yang mengalir keluar, tidak banyak orang yang dapat memprediksi sebelum pergerakan geologi terjadi.
Selain itu, baru-baru ini beberapa studi yang dilakukan oleh para geoscientists terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi, mungkin juga akan terjadi masalah baru.
Menurut sebuah studi baru dari University of Zurich Federal Institute of Technology menunjukkan bahwa model gerakan geologi bumi sekarang, mungkin telah berbeda dengan yang ditetapkan oleh para geologis pada awalnya.
“Lava bergerak menyembur ke permukaan dengan kecepatan 25 kali lebih cepat dari yang diperkirakan”, MaxSchmidt berkata. Dalam suatu eksperimen yang dipimpinnya, dia dan koleganya menemukan bahwa saat ini, gerakan geologi jauh lebih dramatis dibandingkan masa lalu.
Percobaan dengan Mesin Sentrifugal
Untuk mensimulasikan gerakan geologi di bawah, Schmidt menggunakan sebuah mesin sentrifugal besar. Diameter mesin ini 2 meter, ditempatkan di ruang bawah tanah Department Geologi Federal Institute of Technology Zurich.
Pada tahun 2001, Schmidt datang ke Zurich Federal Institute of Technology. Ini adalah sekolah Politeknik yang paling banyak memperoleh Hadiah Nobel, para ilmuwan yang berhasil dari sekolah ini, di antaranya adalah Albert Einstein.
Sekolah ini akan memberikan lingkungan peneliti yang paling profesional, dan untuk ilmuwan bumi Schmidt, ini berarti bahwa ia dapat memiliki salah satu mesin sentrifugal skala besar yang paling unik dan satu-satunya di dunia.
Selain dapat terus dipercepat, mesin sentrifugal juga dapat bekerja di bawah tekanan dan suhu lingkungan tertentu, parameter tekanan dan temperatur ini membentuk lingkungan yang sangat mirip dengan interior bumi.
Dalam lingkungan ini, pengoperasian sentrifugal dapat mempengaruhi sampel batu, Schmidt juga dapat melihat diferensiasi dan mencairnya sampel tersebut. Itu mirip dengan situasi ditampilkan lava di bawah lapisan permukaan ketika gempa bumi atau letusan gunung berapi.
Dalam percobaan, kecepatan mesin sentrifugal dinaikkan hingga mencapai 2.800 kali per menit, gaya yang ditimbulkan dalam kecepatan ini adalah 3.000 kali percepatan gaya gravitasi bumi.
Ketika mulai dijalankan pada kecepatan penuh, suara yang dihasilkan mencapai 120 db (desibel). “Ini seperti berdiri di atas pesawat hendak lepas landas”, Schmidt berkata.
Menurut dia, kecepatan cincin luar sentrifugal dapat mencapai 850 km/jam, jika menekan tombol off saat mesin beroperasi, paling sedikit harus menunggu 1 jam, mesin baru akan berhenti secara bertahap.
Reactive centrifugal and centrifugal forces
Dalam percobaan biasa di laboratorium, ketika gaya yang dihasilkan oleh mesin sentrifugal dengan kecepatan tinggi hingga 400-700 kali percepatan gravitasi di bumi, sampel batu sudah mulai menunjukkan tren pencairan dan gerakan.
Sekarang magma letusan gunung berapi berasal dari era awal Firaun, eksperimen Schmidt juga mengikuti gerakan geologis model lama mekanika dan termodinamika.
Yang disebut model adalah metode observasi dan perhitungan, para ilmuwan bumi harus terlebih dahulu menyetujui hubungan antara jumlah elemen, berikutnya baru dapat mulai memverifikasi “kalkulus” keluar dari hasil percobaan mereka.
Pertama-tama Schmidt dan tim risetnya menyiapkan sejumlah sampel batu. Lahar interior bumi, biasanya beberapa batu basalt semi-cair; Schmidt mendapatkan beberapa batu ini dari punggungan tengah samudra, ini mewakili magma dalam gerakan geologis.
Batu Olivin membentuk 2/3 dari lapisan mantel, jadi ia menggunakan lapisan batu ini sebagai “tanah.” Awal percobaan, di samping harus mempercepat mesin sentrifugal agar dapat menciptakan lingkungan gerakan untuk basalt, juga menaikkan suhu di ruang percobaan hingga 1.300 derajat Celsius, dan memberi tekanan tinggi hingga megapascals.
Dalam lingkungan ini, batu basalt bertahap mencair, dan secara perlahan-lahan memberi tekanan pada lapisan batu olivin di atas lapisannya. Schmidt dan tim risetnya bertanggung jawab atas catatan-catatan proses dan berbagai jenis perubahan data.
Di bawah mikroskop mereka mengamati hubungan dua jenis batu-batuan saling penetrasi dan terobos, akhirnya mereka menemukan bahwa beberapa yang telah diakui ilmuwan bumi sebagai konstan, sekarang telah berubah!.
Aktivitas magma biasanya terjadi pada tempat 120 kilometer di bawah permukaan. Sesuai dengan perkiraan sebelumnya bila magma hendak menerobos lapisan mantel, menyembur ke permukaan, memerlukan waktu beberapa ratus ribu tahun.
Namun, menurut eksperimen Schmidt, sekarang proses ini tampaknya dapat diselesaikan dalam ribuan tahun. Koleksi baru batu basalt menunjukkan gaya ke atas magma telah dipercepat, “Sebelumnya, kami percaya bahwa magma yang disemburkan keluar dari gunung berapi berasal dari Ice Age, sekarang tampaknya magma ini semata-mata berasal dari zaman Firaun.”
Menurut rasio eksperimental, Schmidt menghitung bahwa sekarang gelombang kecepatan lava ke permukaan sudah 25 kali lebih cepat dari yang diprediksi. Dan apakah perubahan demikian pasti akan mempengaruhi aktivitas permukaan lempeng, Schmidt menambahkan bahwa kesimpulan yang diberikan masih terlalu dini. Namun dalam sebuah film akbar “2012” pada akhir tahun 2009, penyebab kehancuran bumi adalah lava menyembur ke atas. (Erb/reu/suaramedia/icc.wp.com)
Jesse Ventura’s “Conspiracy Theory” – 2012 (FULL)
Beberapa Teori Terkait Kiamat 2012
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Beberapa Teori Terkait Kiamat 2012 . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Beberapa Teori Terkait Kiamat 2012
Ini adalah uraian dari sejumlah teori konspirasi, fiksi serta fakta ilmiah di balik skenario kiamat yang paling populer terkait tahun 2012.
Invasi makhluk asing telah menjadi subyek sejumlah karya fiksi besar sejak H.G. Wells menerbitkan Perang Semesta pada 1898. Ketakutan akan serangan serupa dari Planet Mars, spesies dari luar galaksi atau makhluk dimensi lain serta terjadinya banjir besar secara umum telah menjadi kecemasan di Bumi ini.
Para peneliti telah menemukan bahwa kekhawatiran akan serangan makhluk asing mulai meningkat pada saat naiknya ancaman terhadap manusia di dunia.
Mereka yang percaya, menyebut telah semakin meningkatnya jumlah penampakan UFO, sejask tragedi di Roswell, New Meksiko, Amerika pada 1974 dan dari beberapa foto serta munculnya sejumlah video tentang keanehan tersebut.
Bukti video dan sejumlah foto yang dirilis secara resmi membuktikan bagaimana pemerintah di seluruh dunia telah memantau aktivitas UFO selama lebih dari 50 tahun serta sejumlah cerita oleh korban penculikan alien dan klaim lainnya. Alien disini adalah alien yang berbentuk seperti manusia (humanoid) dan bukan oleh alien abu-abu dengan mata hitam besar atau yang berbentuk binatang serta serangga seperti di film-film Hollywood. (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle Inggris)
Ribuan forum di situs web berpendapat bahwa suatu saat pada tahun-tahun awal abad 21, sebuah planet misterius akan bertabrakan atau berpapasan serta berhaluan sangat dekat dengan bumi, menghancurkan peradaban dan mengakibatkan bencana besar.
Nibiru ditemukan pada akhir tahun 1960-an oleh Zechariah Sitchin dalam sebuah buku.
Menurut Sitchin, Nibiru adalah sebuah planet dalam sistem tata surya kita, yang mengikuti orbit tidak menentu, mengarahkannya pada sistem tatasurya dan mendekati Bumi setiap 3.700 tahun.
Namun Sitchin pernah memperingatkan bahwa kemungkinan akan keberadaan planet misterius itu akan mengancam Bumi.
Beberapa pendapat bahkan mengatakan bahwa Nibiru merupakan saudara coklat kerdil matahari kita yang akan terlihat menjelang akhir tahun ini.
Hal yang membuktikan peristiwa ini sangat sedikit. Beberapa poin yang diumumkan NASA pada 2005 bahwa planet ke-10 dari tatasurya telah ditemukan dipinggir luar tata surya dan banyak juga yang pendapat benda itu akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada 2012. Namun planet ke-10 ini hampir dipastikan tidak akan pindah kembali ke dalam sistim surya. (baca: Ilmuwan: Kiamat Terjadi 27 Juta Tahun Sekali! Hah?!?)
Ini merupakan salah satu skenario hari kiamat terkait dengan akhir kalender Maya yang sebenarnya bisa didasarkan pada ilmu pengetahuan. Dalam skenario itu badai matahari raksasa atau semburan gas matahari yang terjadi Desember 2012 akan besar sehingga mengakibatkan bencana besar bagi umat manusia dan ekosistem planet.
Radiasi pancaran dari matahari tersebut tidak begitu berdampak bagi manusia, namun berdampak langsung terhadap kebudayaan manusia.
Dampak badai elektromagnet ini akan membuat listrik mati dan semua perangkat yang mengunakan listrik juga akan tak berfungsi termasuk internet, satelit, jam tangan, tv radio dan lainnya, serta akan terjadi anomali terhadap peralatan listrik lainnya.
Inilah yang dikhawatirkan oleh semua orang, dimana pada malam hari Bumi akan gelap gulita kembali ke zaman batu, akibat tidak adanya listrik pada 2012.
Walau tidak ada bukti peristiwa bencana seperti ini terjadi di masa lalu secara besar-besaran, namun sejarah pernah mencatat Badai Matahari pernah melumpuhkan sistem komunikasi telegraf di seluruh dunia pada tahun 1859 dan mencipatakan aurora yang bisa dilihat hingga Karibia. Dan sistem telegraf dilaporkan terus mengirimkan sinyal walaupun baterai telah dicopot!
Bukti akan peristiwa ini mungkin hanya ada beberapa korelasi antara siklus 11 tahun observasi matahari dan siklus waktu dalam kalender Maya, meskipun bukti ini agak lemah.
Pada masa yang jauh ke depan, ketika matahari kehabisan bahan bakar, sebagian besar ilmuwan setuju bahwa itu akan membengkak menjadi raksasa merah dan menelan Bumi. Namun peristiwa ini kemungkinan terjadi sekitar lima milyar tahun mendatang bukan pada 2012. (baca: Badai Matahari Tak Terelakkan: Alat Listrik, Elektronik & Koneksi Internet Lumpuh)
Sebagian orang meyakini peristiwa pembalikkan kutub magnetik Bumi akan memicu pembalikkan rotasi planet yang mengakibatkan bencana pada masa mendatang.
Mereka menunjukkan bukti adanya pergeseran kutub Bumi di masa lampau dan mengklaim peristiwa pembalikkan ini dapat dihitung dengan meneliti teori bintik matahari atau teori medan magnet Bumi.
Banyak orang meyakini bangsa Mesir dan Maya kuno telah menemukan bukti peristiwa pembalikkan kutub di masa depan dan rahasia ini telah ditutup-tutupi oleh pemerintah saat pada masa ini.
Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Princeton University dan Sabatier University di Toulouse, Perancis, menunjukkan bahwa Bumi mencapai keseimbangan sekitar 800 juta tahun lalu. Mereka meneliti mineral magnetik dalam bebatuan sedimen di Norwegia dan menemukan bahwa kutub utara memang telah bergeser lebih dari 50 derajat (seperempat jarak dari kutub ke kutub) di bawah 20 juta tahun.
Ilmuwan lain juga menemukan bahwa pergerakkan musiman pada kedua wilayah kutub telah mencapai efek kutub. Namun para ilmuwan dan ‘doomers’ berbeda jauh melebihi skala waktu dari setiap pergeseran kutub secara potensial. Tapi faktanya memang pergeseran medan magnet akan selalu terjadi, bahkan kinipun sedang terjadi. (baca: [Alert] Pole Shifts: Kutub Utara dan Selatan Sedang Berpindah)
Sebuah letusan raksasa yang melebihi letusan gunung berapi akan terjadi dalam sejarah modern. Para penliti percaya hal ini akan terjadi ketika magma naik ke kerak bumi namun tidak mampu menerobos.
Mengakibatkan tekanan di beberapa titik wilayah dan menghancurkan area yang luas akibat ledakan dahsyat. Peristiwa ini akan memuntahkan jutaan ton puing serta gas beracun ke dalam atmosfir.
Yang terburuk, nuklir akan memicu jaman es melenyapkan kehidupan di sebagian bahkan di seluruh planet ini.
Sejumlah citra satelit beberapa tahun terakhir telah menunjukkan adanya pergerakkan bebatuan cair 10 mil di bawah permukaan. Tapi untuk saat ini belum ada laporan mengenai gejala alami ini dan tidak ada juga supervolcano yang sedang aktif.
Tapi yang harus dikhawatirkan adalah, hingga saat ini tiada teknologi yang dapat meramalkan atau mengetahui kapan sebuah gunung akan meletus.
Dari semua kemungkinan diatas, bisa jadi akan muncul kemungkinan-kemungkinan lain yang dapat terjadi kedepannya, jadi kita tunggu saja teori dan hipotesa para peneliti lainnya ^_^(baca: Misteri Letusan Gunung Toba, satu-satunya Supervolcano di Indonesia) (Erabaru/Telegraph/sua/icc.wp.com/berbagai sumber)
Beberapa Teori Kiamat Terkait 2012
Ini adalah uraian dari sejumlah teori konspirasi, fiksi serta fakta ilmiah di balik skenario kiamat yang paling populer terkait tahun 2012.
1. Invasi makhluk asing.
Invasi makhluk asing telah menjadi subyek sejumlah karya fiksi besar sejak H.G. Wells menerbitkan Perang Semesta pada 1898. Ketakutan akan serangan serupa dari Planet Mars, spesies dari luar galaksi atau makhluk dimensi lain serta terjadinya banjir besar secara umum telah menjadi kecemasan di Bumi ini.
Para peneliti telah menemukan bahwa kekhawatiran akan serangan makhluk asing mulai meningkat pada saat naiknya ancaman terhadap manusia di dunia.
Mereka yang percaya, menyebut telah semakin meningkatnya jumlah penampakan UFO, sejask tragedi di Roswell, New Meksiko, Amerika pada 1974 dan dari beberapa foto serta munculnya sejumlah video tentang keanehan tersebut.
Bukti video dan sejumlah foto yang dirilis secara resmi membuktikan bagaimana pemerintah di seluruh dunia telah memantau aktivitas UFO selama lebih dari 50 tahun serta sejumlah cerita oleh korban penculikan alien dan klaim lainnya. Alien disini adalah alien yang berbentuk seperti manusia (humanoid) dan bukan oleh alien abu-abu dengan mata hitam besar atau yang berbentuk binatang serta serangga seperti di film-film Hollywood. (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle Inggris)
2. Nibiru/Planet X/Wormwood
Ribuan forum di situs web berpendapat bahwa suatu saat pada tahun-tahun awal abad 21, sebuah planet misterius akan bertabrakan atau berpapasan serta berhaluan sangat dekat dengan bumi, menghancurkan peradaban dan mengakibatkan bencana besar.
Nibiru ditemukan pada akhir tahun 1960-an oleh Zechariah Sitchin dalam sebuah buku.
Menurut Sitchin, Nibiru adalah sebuah planet dalam sistem tata surya kita, yang mengikuti orbit tidak menentu, mengarahkannya pada sistem tatasurya dan mendekati Bumi setiap 3.700 tahun.
Namun Sitchin pernah memperingatkan bahwa kemungkinan akan keberadaan planet misterius itu akan mengancam Bumi.
Beberapa pendapat bahkan mengatakan bahwa Nibiru merupakan saudara coklat kerdil matahari kita yang akan terlihat menjelang akhir tahun ini.
Hal yang membuktikan peristiwa ini sangat sedikit. Beberapa poin yang diumumkan NASA pada 2005 bahwa planet ke-10 dari tatasurya telah ditemukan dipinggir luar tata surya dan banyak juga yang pendapat benda itu akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada 2012. Namun planet ke-10 ini hampir dipastikan tidak akan pindah kembali ke dalam sistim surya. (baca: Ilmuwan: Kiamat Terjadi 27 Juta Tahun Sekali! Hah?!?)
3. Bencana Badai Matahari
Ini merupakan salah satu skenario hari kiamat terkait dengan akhir kalender Maya yang sebenarnya bisa didasarkan pada ilmu pengetahuan. Dalam skenario itu badai matahari raksasa atau semburan gas matahari yang terjadi Desember 2012 akan besar sehingga mengakibatkan bencana besar bagi umat manusia dan ekosistem planet.
Radiasi pancaran dari matahari tersebut tidak begitu berdampak bagi manusia, namun berdampak langsung terhadap kebudayaan manusia.
Dampak badai elektromagnet ini akan membuat listrik mati dan semua perangkat yang mengunakan listrik juga akan tak berfungsi termasuk internet, satelit, jam tangan, tv radio dan lainnya, serta akan terjadi anomali terhadap peralatan listrik lainnya.
Inilah yang dikhawatirkan oleh semua orang, dimana pada malam hari Bumi akan gelap gulita kembali ke zaman batu, akibat tidak adanya listrik pada 2012.
Walau tidak ada bukti peristiwa bencana seperti ini terjadi di masa lalu secara besar-besaran, namun sejarah pernah mencatat Badai Matahari pernah melumpuhkan sistem komunikasi telegraf di seluruh dunia pada tahun 1859 dan mencipatakan aurora yang bisa dilihat hingga Karibia. Dan sistem telegraf dilaporkan terus mengirimkan sinyal walaupun baterai telah dicopot!
Bukti akan peristiwa ini mungkin hanya ada beberapa korelasi antara siklus 11 tahun observasi matahari dan siklus waktu dalam kalender Maya, meskipun bukti ini agak lemah.
Pada masa yang jauh ke depan, ketika matahari kehabisan bahan bakar, sebagian besar ilmuwan setuju bahwa itu akan membengkak menjadi raksasa merah dan menelan Bumi. Namun peristiwa ini kemungkinan terjadi sekitar lima milyar tahun mendatang bukan pada 2012. (baca: Badai Matahari Tak Terelakkan: Alat Listrik, Elektronik & Koneksi Internet Lumpuh)
4. Pergeseran kutub maknetik
Sebagian orang meyakini peristiwa pembalikkan kutub magnetik Bumi akan memicu pembalikkan rotasi planet yang mengakibatkan bencana pada masa mendatang.
Mereka menunjukkan bukti adanya pergeseran kutub Bumi di masa lampau dan mengklaim peristiwa pembalikkan ini dapat dihitung dengan meneliti teori bintik matahari atau teori medan magnet Bumi.
Banyak orang meyakini bangsa Mesir dan Maya kuno telah menemukan bukti peristiwa pembalikkan kutub di masa depan dan rahasia ini telah ditutup-tutupi oleh pemerintah saat pada masa ini.
Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Princeton University dan Sabatier University di Toulouse, Perancis, menunjukkan bahwa Bumi mencapai keseimbangan sekitar 800 juta tahun lalu. Mereka meneliti mineral magnetik dalam bebatuan sedimen di Norwegia dan menemukan bahwa kutub utara memang telah bergeser lebih dari 50 derajat (seperempat jarak dari kutub ke kutub) di bawah 20 juta tahun.
Ilmuwan lain juga menemukan bahwa pergerakkan musiman pada kedua wilayah kutub telah mencapai efek kutub. Namun para ilmuwan dan ‘doomers’ berbeda jauh melebihi skala waktu dari setiap pergeseran kutub secara potensial. Tapi faktanya memang pergeseran medan magnet akan selalu terjadi, bahkan kinipun sedang terjadi. (baca: [Alert] Pole Shifts: Kutub Utara dan Selatan Sedang Berpindah)
5. Supervolcano
Sebuah letusan raksasa yang melebihi letusan gunung berapi akan terjadi dalam sejarah modern. Para penliti percaya hal ini akan terjadi ketika magma naik ke kerak bumi namun tidak mampu menerobos.
Mengakibatkan tekanan di beberapa titik wilayah dan menghancurkan area yang luas akibat ledakan dahsyat. Peristiwa ini akan memuntahkan jutaan ton puing serta gas beracun ke dalam atmosfir.
Yang terburuk, nuklir akan memicu jaman es melenyapkan kehidupan di sebagian bahkan di seluruh planet ini.
Sejumlah citra satelit beberapa tahun terakhir telah menunjukkan adanya pergerakkan bebatuan cair 10 mil di bawah permukaan. Tapi untuk saat ini belum ada laporan mengenai gejala alami ini dan tidak ada juga supervolcano yang sedang aktif.
Tapi yang harus dikhawatirkan adalah, hingga saat ini tiada teknologi yang dapat meramalkan atau mengetahui kapan sebuah gunung akan meletus.
Dari semua kemungkinan diatas, bisa jadi akan muncul kemungkinan-kemungkinan lain yang dapat terjadi kedepannya, jadi kita tunggu saja teori dan hipotesa para peneliti lainnya ^_^(baca: Misteri Letusan Gunung Toba, satu-satunya Supervolcano di Indonesia) (Erabaru/Telegraph/sua/icc.wp.com/berbagai sumber)
Suku Maya Tak Pernah Ramalkan Dunia Berakhir Tahun 2012
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Suku Maya Tak Pernah Ramalkan Dunia Berakhir Tahun 2012 . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Suku Maya Tak Pernah Ramalkan Dunia Berakhir Tahun 2012
Jika anda termasuk orang yang khawatir bahwa dunia akan berakhir tahun depan berdasarkan kalender suku Maya, tenang-tenang saja lah: Akhir kehidupan di dunia masih jauh, koq!
Stidaknya itulah yang dikatakan oleh beberapa ahli mengenai suku Maya. Mereka ingin menepis setiap kepercayaan bahwa suku Maya kuno pernah meramalkan dunia akan kiamat tahun 2012.
Kalender suku Maya menandai akhir dari lingkaran tahun 5.126 ialah sekitar 12 Desember 2012, yang mestinya membawa kembali Bolon Yokte, dewa suku Maya yang berkaitan dengan perang dan penciptaan.
Penulis Jose Arguelles menyebut tanggal itu sebagai “akhir masa yang kita tahu” di dalam buku terbitan 1987 yang menelurkan setumpuk ahli teori mengenai suku Maya, yang berspekulasi mengenai akhir yang penuh bencana sudah dekat.
Namun, pertemuan para ahli di kota kuno suku Maya di Meksiko selatan, Palenque, mengatakan itu semata-mata menandai berakhirnya satu masa penciptaan dan awal dari penciptaan lain, demikian laporan wartawan Reuters Pepe Cortes.
“Kita harus jelas mengenai ini. Tak ada ramalan bagi 2012,” kata Erik Velsquez, ahli “etching” di National Autonomous University of Mexico (UNAM).
“Etching” adalah tindakan atau proses pembuatan rancangan atau gambar di lempengan logam, kaca dan lain-lain, dengan menggunakan korosif dari asam acid. “Itu adalah kekeliruan pemasaran.”
National Institue of Anthropological History di Meksiko telah berusaha meredam gelombang ramalan oleh para ahli ramal mengenai kiamat.
“Pemikiran kaum messiah Barat telah menyelewengkan pandangan dunia peradaban kuno seperti suku Maya,” kata lembaga tersebut di dalam satu pernyataan.
Di dalam kalender suku Maya, penghitungan panjang kalender dimulai pada 3.114 SM dan dibagi rata-rata jadi masa 394 tahun yang disebut Baktun. Suku Maya menganggap angka 13 itu suci dan Baktun Ke-13 berakhir tahun depan (2012).
Suku Maya adalah kelompok suku yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur.
Suku tersebut, yang pada zaman batu mencapai kejayaan di bidang teknologinya (250 M hingga 925 M), menghasilkan bentuk karya dan peradaban unik seperti bangunan (Chichen Itza), pertanian (kanal drainase), tanaman jagung dan latex, sumurnya yang disebut “cenotes”.
Cara mereka berkomunikasi dan mendokumentasikan tulisan: Tulisannya menggunakan gambar dan simbol, yang disebut “glyph”.
Ada dua macam glyph: yakni yang menampilkan gambar utuh dari benda yang dimaksudkan, dan tipe yang menggambarkan sesuatu sesuai dengan suku katanya.
Misalnya kata “balam: jaguar”, digambarkan dengan kepala binatang tersebut, atau dengan tiga suku kata “ba”-”la”-”ma”, yang terdiri dari atas tiga gambar sejenis mangkok/tempurung.
Sven Gronemeyer, seorang peneliti mengenai kode-kode di dalam suku Maya dari La Trobe University di Australia, mengatakan apa yang disebut akhir dunia mencerminkan peralihan dari satu era ke era berikutnya, saat Bolon Yokte kembali. Ia telah berusaha membaca sandi di dalam kalender tersebut.
“Karena Bolon Yokte sudah hadir pada hari penciptaan… tampaknya alamiah bagi suku Maya bahwa Bolon Yokte akan hadir lagi,” katanya.
Dari rata-rata 15.000 teks glyph yang terdaftar dan ditemukan di berbagai tempat berbeda mengenai apa yang saat itu menjadi kekaisaran suku Maya, hanya dua yang menyebut-nyebut 2012, kata Intitute itu.
“Suku Maya tak berfikir tentang kemanusiaan, pemanasan global atau meramalkan kedua kutub akan bersatu,” kata Alfonso Ladena, profesor dari Complutense University of Madrid. “Kita lah yang memproyeksikan kekhawatiran kita dengan menjadikan mereka sebagai landasan.” (C003/icc.wp.com)
***
Bulan Desember 2011 tinggal 21 hari lagi, lalu warga Bumi akan merayakan kedatangan tahun 2012–tahun baru yang membangkitkan harapan baru sekaligus juga dibayang-bayangi isu kiamat.
Menyambut tahun baru, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menegaskan tak bakal ada kiamat di tahun depan. Apalagi, di tanggal 21 Desember 2012, yang disebut-sebut sebagian kalangan akan menjadi akhir dunia.
Yang benar, tanggal itu menandai winter soltice atau hari pertama musim dingin. Selain itu, tak ada yang istimewa. “Jadi, semua orang bisa tidur nyenyak pada 21 Desember tahun depan,” kata astronom NASA sekaligus manajer Program Objek Dekat Bumi di Laboratorium Jet Propulsion, Don Yeomans, seperti dimuat situs sains Space.com, Jumat kemarin, 9 Desember 2011.
“Apa yang istimewa dari tanggal 21 Desember 2012?” kata Yeomans. “Tak ada, meski banyak orang menduga itu adalah akhir dunia.”
Sejumlah alibi yang dipakai untuk menguatkan argumen kiamat itu pun dipatahkan NASA.
Ramalan Bangsa Maya
Salah satu yang diajukan sebagai bukti klaim “kiamat 2012″ adalah kalender Bangsa Maya yang berakhir 21 Desember 2011. Menurut Yeomans, kalender Maya tak ubahnya kalender modern yang panjangnya 365 hari. Bedanya, mereka mengukur waktu dalam periode lebih panjang, seperti dekade, abad, dan milenium–dalam versi modern. “Perhitungan pendek adalah 52 tahun, yang panjang 5.125 tahun yang berakhir 21 Desember 2012. Setelah itu akan dimulai kalender baru. Bangsa Mata tak pernah memprediksi tanggal itu adalah akhir dunia,” kata Yeomans.
Dia mengaku terkejut saat masuk ke mesin pencari Google dan mengetik kata kunci ‘bencana 2012′. “Hasilnya 35 juta lebih. Ternyata banyak orang khawatir dengan tanggal itu.”
Planet X atau Nibiru
Kekhawatiran lain adalah soal keberadaan Planet “Nibiru” atau “Planet X” yang diduga akan menabrak Bumi.
Yeomans mengatakan, adalah pecinta UFO Nancy Leider yang mengaku melakukan kontak dengan alien dari rasi bintang Zeta Reticuli. Leider kali pertama meramalkan Nibiru akan membawa bencana bagi dunia pada Mei 2003. Setelah tak terbukti, ia mengubah prediksinya menjadi 21 Desember 2011.
“Tak ada bukti tentang keberadaan Nibiru,” kata dia. Dugaan bahwa Nibiru bersembunyi di balik Matahari, juga disanggah. “Kalau benar ia tak bisa selamanya berada di balik Matahari, semestinya kita sudah melihatnya bertahun-tahun lalu.”
Bagaimana dengan tudingan bahwa NASA dan para astronom bersekongkol untuk menyembunyikan keberadaan Nibiru? “Tak ada satu cara pun di muka bumi ini untuk memaksa para astronom diam.”
Planet berjajar
Juga ada anggapan efek gravitasi dari planet yang saling berjajar satu sama lain akan membawa bencana bagi Bumi. “Tapi tak ada kesejajaran planet pada 21 Desember 2012,” kata Yeomans.
Kalaupun itu terjadi, tak bakal ada masalah. Satu-satunya yang punya efek gravitasi signifikan pada Bumi adalah Bulan dan Matahari, misalnya pasang surut–yang sudah berlangsung selama jutaan tahun.
Badai matahari
Kekhawatiran lain adalah badai matahari–lontaran partikel energi matahari. Ini secara rutin terjadi 11 tahun sekali. Saat badai matahari mencapai bumi, ia dapat menciptakan aurora, bisa merusak satelit dan listrik. “Namun tak ada kerusakan permanen yang ditimbulkan,” kata Yeomans.
Badai matahari super kuat tercatat pernah terjadi pada 1859. Saat itu kerusakan yang ditimbulkan relatif kecil, namun bisa berakibat fatal jika terjadi saat ini, di mana masyarakat sangat bergantung pada perangkat elektronik.
Meski demikian, masih kata Yeomans, “Tak ada bukti itu bakal terjadi pada 21 Desember 2012. Apalagi, badai matahari terkuat sekalipun tak akan menjadi penyebab kiamat, seperti yang dikhawatirkan sejumlah orang.”
Pergeseran kutub bumi
Bumi punya dua kutub geografis–selatan dan utara–yang menandai sumbu rotasi, yang terkait dengan medan magnet yang membuat jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara.
Beberapa orang khawatir, dua kutub itu saling bertukar pada 2012. Menurut Yeomans, pergeseran memang dimungkinkan dalam skala waktu 500.000 tahun. Tak bisa serta merta. “Tak ada fakta yang mendukung itu akan terjadi 21 Desember 2012,” kata Yeomans. “Kalaupun itu terjadi, tak ada masalah berarti. Kita tinggal mengubah kompas, utara menjadi selatan. Dan sebaliknya.”
Jika anda termasuk orang yang khawatir bahwa dunia akan berakhir tahun depan berdasarkan kalender suku Maya, tenang-tenang saja lah: Akhir kehidupan di dunia masih jauh, koq!
Stidaknya itulah yang dikatakan oleh beberapa ahli mengenai suku Maya. Mereka ingin menepis setiap kepercayaan bahwa suku Maya kuno pernah meramalkan dunia akan kiamat tahun 2012.
Kalender suku Maya menandai akhir dari lingkaran tahun 5.126 ialah sekitar 12 Desember 2012, yang mestinya membawa kembali Bolon Yokte, dewa suku Maya yang berkaitan dengan perang dan penciptaan.
Penulis Jose Arguelles menyebut tanggal itu sebagai “akhir masa yang kita tahu” di dalam buku terbitan 1987 yang menelurkan setumpuk ahli teori mengenai suku Maya, yang berspekulasi mengenai akhir yang penuh bencana sudah dekat.
Namun, pertemuan para ahli di kota kuno suku Maya di Meksiko selatan, Palenque, mengatakan itu semata-mata menandai berakhirnya satu masa penciptaan dan awal dari penciptaan lain, demikian laporan wartawan Reuters Pepe Cortes.
“Kita harus jelas mengenai ini. Tak ada ramalan bagi 2012,” kata Erik Velsquez, ahli “etching” di National Autonomous University of Mexico (UNAM).
“Etching” adalah tindakan atau proses pembuatan rancangan atau gambar di lempengan logam, kaca dan lain-lain, dengan menggunakan korosif dari asam acid. “Itu adalah kekeliruan pemasaran.”
National Institue of Anthropological History di Meksiko telah berusaha meredam gelombang ramalan oleh para ahli ramal mengenai kiamat.
“Pemikiran kaum messiah Barat telah menyelewengkan pandangan dunia peradaban kuno seperti suku Maya,” kata lembaga tersebut di dalam satu pernyataan.
Di dalam kalender suku Maya, penghitungan panjang kalender dimulai pada 3.114 SM dan dibagi rata-rata jadi masa 394 tahun yang disebut Baktun. Suku Maya menganggap angka 13 itu suci dan Baktun Ke-13 berakhir tahun depan (2012).
Suku Maya adalah kelompok suku yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur.
Suku tersebut, yang pada zaman batu mencapai kejayaan di bidang teknologinya (250 M hingga 925 M), menghasilkan bentuk karya dan peradaban unik seperti bangunan (Chichen Itza), pertanian (kanal drainase), tanaman jagung dan latex, sumurnya yang disebut “cenotes”.
Cara mereka berkomunikasi dan mendokumentasikan tulisan: Tulisannya menggunakan gambar dan simbol, yang disebut “glyph”.
Ada dua macam glyph: yakni yang menampilkan gambar utuh dari benda yang dimaksudkan, dan tipe yang menggambarkan sesuatu sesuai dengan suku katanya.
Misalnya kata “balam: jaguar”, digambarkan dengan kepala binatang tersebut, atau dengan tiga suku kata “ba”-”la”-”ma”, yang terdiri dari atas tiga gambar sejenis mangkok/tempurung.
Sven Gronemeyer, seorang peneliti mengenai kode-kode di dalam suku Maya dari La Trobe University di Australia, mengatakan apa yang disebut akhir dunia mencerminkan peralihan dari satu era ke era berikutnya, saat Bolon Yokte kembali. Ia telah berusaha membaca sandi di dalam kalender tersebut.
“Karena Bolon Yokte sudah hadir pada hari penciptaan… tampaknya alamiah bagi suku Maya bahwa Bolon Yokte akan hadir lagi,” katanya.
Dari rata-rata 15.000 teks glyph yang terdaftar dan ditemukan di berbagai tempat berbeda mengenai apa yang saat itu menjadi kekaisaran suku Maya, hanya dua yang menyebut-nyebut 2012, kata Intitute itu.
“Suku Maya tak berfikir tentang kemanusiaan, pemanasan global atau meramalkan kedua kutub akan bersatu,” kata Alfonso Ladena, profesor dari Complutense University of Madrid. “Kita lah yang memproyeksikan kekhawatiran kita dengan menjadikan mereka sebagai landasan.” (C003/icc.wp.com)
***
NASA: Tak Ada Bukti Kiamat pada 2012
Semua klaim terbantahkan. “Semua orang bisa tidur nyenyak pada 21 Desember tahun depan.”
Bulan Desember 2011 tinggal 21 hari lagi, lalu warga Bumi akan merayakan kedatangan tahun 2012–tahun baru yang membangkitkan harapan baru sekaligus juga dibayang-bayangi isu kiamat.
Menyambut tahun baru, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menegaskan tak bakal ada kiamat di tahun depan. Apalagi, di tanggal 21 Desember 2012, yang disebut-sebut sebagian kalangan akan menjadi akhir dunia.
Yang benar, tanggal itu menandai winter soltice atau hari pertama musim dingin. Selain itu, tak ada yang istimewa. “Jadi, semua orang bisa tidur nyenyak pada 21 Desember tahun depan,” kata astronom NASA sekaligus manajer Program Objek Dekat Bumi di Laboratorium Jet Propulsion, Don Yeomans, seperti dimuat situs sains Space.com, Jumat kemarin, 9 Desember 2011.
“Apa yang istimewa dari tanggal 21 Desember 2012?” kata Yeomans. “Tak ada, meski banyak orang menduga itu adalah akhir dunia.”
Sejumlah alibi yang dipakai untuk menguatkan argumen kiamat itu pun dipatahkan NASA.
Ramalan Bangsa Maya
Salah satu yang diajukan sebagai bukti klaim “kiamat 2012″ adalah kalender Bangsa Maya yang berakhir 21 Desember 2011. Menurut Yeomans, kalender Maya tak ubahnya kalender modern yang panjangnya 365 hari. Bedanya, mereka mengukur waktu dalam periode lebih panjang, seperti dekade, abad, dan milenium–dalam versi modern. “Perhitungan pendek adalah 52 tahun, yang panjang 5.125 tahun yang berakhir 21 Desember 2012. Setelah itu akan dimulai kalender baru. Bangsa Mata tak pernah memprediksi tanggal itu adalah akhir dunia,” kata Yeomans.
Dia mengaku terkejut saat masuk ke mesin pencari Google dan mengetik kata kunci ‘bencana 2012′. “Hasilnya 35 juta lebih. Ternyata banyak orang khawatir dengan tanggal itu.”
Planet X atau Nibiru
Kekhawatiran lain adalah soal keberadaan Planet “Nibiru” atau “Planet X” yang diduga akan menabrak Bumi.
Yeomans mengatakan, adalah pecinta UFO Nancy Leider yang mengaku melakukan kontak dengan alien dari rasi bintang Zeta Reticuli. Leider kali pertama meramalkan Nibiru akan membawa bencana bagi dunia pada Mei 2003. Setelah tak terbukti, ia mengubah prediksinya menjadi 21 Desember 2011.
“Tak ada bukti tentang keberadaan Nibiru,” kata dia. Dugaan bahwa Nibiru bersembunyi di balik Matahari, juga disanggah. “Kalau benar ia tak bisa selamanya berada di balik Matahari, semestinya kita sudah melihatnya bertahun-tahun lalu.”
Bagaimana dengan tudingan bahwa NASA dan para astronom bersekongkol untuk menyembunyikan keberadaan Nibiru? “Tak ada satu cara pun di muka bumi ini untuk memaksa para astronom diam.”
Planet berjajar
Juga ada anggapan efek gravitasi dari planet yang saling berjajar satu sama lain akan membawa bencana bagi Bumi. “Tapi tak ada kesejajaran planet pada 21 Desember 2012,” kata Yeomans.
Kalaupun itu terjadi, tak bakal ada masalah. Satu-satunya yang punya efek gravitasi signifikan pada Bumi adalah Bulan dan Matahari, misalnya pasang surut–yang sudah berlangsung selama jutaan tahun.
Badai matahari
Kekhawatiran lain adalah badai matahari–lontaran partikel energi matahari. Ini secara rutin terjadi 11 tahun sekali. Saat badai matahari mencapai bumi, ia dapat menciptakan aurora, bisa merusak satelit dan listrik. “Namun tak ada kerusakan permanen yang ditimbulkan,” kata Yeomans.
Badai matahari super kuat tercatat pernah terjadi pada 1859. Saat itu kerusakan yang ditimbulkan relatif kecil, namun bisa berakibat fatal jika terjadi saat ini, di mana masyarakat sangat bergantung pada perangkat elektronik.
Meski demikian, masih kata Yeomans, “Tak ada bukti itu bakal terjadi pada 21 Desember 2012. Apalagi, badai matahari terkuat sekalipun tak akan menjadi penyebab kiamat, seperti yang dikhawatirkan sejumlah orang.”
Pergeseran kutub bumi
Bumi punya dua kutub geografis–selatan dan utara–yang menandai sumbu rotasi, yang terkait dengan medan magnet yang membuat jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara.
Beberapa orang khawatir, dua kutub itu saling bertukar pada 2012. Menurut Yeomans, pergeseran memang dimungkinkan dalam skala waktu 500.000 tahun. Tak bisa serta merta. “Tak ada fakta yang mendukung itu akan terjadi 21 Desember 2012,” kata Yeomans. “Kalaupun itu terjadi, tak ada masalah berarti. Kita tinggal mengubah kompas, utara menjadi selatan. Dan sebaliknya.”
Satu Bulan Lagi Menuju Kiamat Suku Maya
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Satu Bulan Lagi Menuju Kiamat Suku Maya . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Satu Bulan Lagi Menuju Kiamat Suku Maya
Tak sampai dua bulan lagi, menurut interpretasi terhadap kalender Suku Maya, kiamat akan datang. Apa kata para ahli?
Para ahli menegaskan bahwa, akhir dari kalendar Suku Maya tak ubahnya akhir kalender tahunan modern yang harus diganti tiap Desember. Jadi menurut para ahli, habisnya kalender tersebut bukan tanda kiamat.
“Bukti-bukti yang ditemukan mendukung bahwa tanggal tersebut memang tanggal penting yang dirayakan Suku Maya kuno. Meskipun demikian, mereka tidak meramalkan hari kiamat berkaitan dengan tanggal itu,” jelas Marcello Canuto, Direktur Tulane University Middle America Research Institute.
Teks kuno yang ditemukan mengonfirmasi akhir penanggalan Suku Maya yang dikenal dengan kalendar Long Count atau Penanggalan Panjang, akan jatuh pada 21 Desember 2012.
Hari tersebut dikenal sebagai hari terakhir dari bak’tun ke-13 atau siklus 144.000 hari. Suku Maya Kuno memandang akhir bak’tun ke-13 merupakan akhir dari siklus penciptaan.
Interpretasi dari kata “akhir” tersebutlah yang membuat banyak kalangan meramalkan hari kiamat. Tidak semua orang membayangkan kiamat berupa hujan api dan badai yang menyebabkan musnahnya kehidupan di muka Bumi.
John Hopes, ahli sejarah Maya dari University of Kansas, mengatakan, sekelompok orang memperkirakan adanya transformasi spiritual pada 21 Desember.
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters pada Mei tahun ini menunjukkan bahwa 15 persen responden di seluruh dunia yakin kiamat akan terjadi pada saat mereka hidup. Sedangkan 10 persen responden meyakini akhir dunia tersebut akan terjadi tahun ini.
“Apa pun penyebabnya: ‘tangan Tuhan’, bencana alam, atau berkaitan dengan politik, mereka percaya kiamat sudah dekat,” kata Keren Gottfried, Manajer Penelitian di Ipsos Global Public Affairs yang melakukan jajak pendapat untuk Reuters.
Hari kiamat sebetulnya adalah hal ilmiah. Para astronom dan berbagai peneliti sudah mengetahui bahwa alam semesta semakin luas hingga pada suatu saat, Matahari akan berada sangat jauh dan tidak mampu menyokong kehidupan di Bumi.
Meskipun demikian, para peneliti meyakini bahwa saat itu tidak akan terjadi dalam jutaan tahun dari sekarang.
Penjelasan NASA
Badan Antariksa dan Penerbangan AS, NASA kembali menyatakan bahwa dunia tidak akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun dipastikan akan terjadi titik balik Matahari. Seperti apa?
Satu bulan menjelang kiamat versi Suku Maya pada 21 Desember 2012, NASA kembali memberikan penjelasan ilmiah untuk membantahnya.
Dalam situs resminya, NASA menyatakan dunia tidak akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun dipastikan akan terjadi titik balik Matahari.
Menurut kalender kuno Suku Maya, titik balik Matahari di tahun 2012 akan menandai akhir dari siklus 144 ribu hari.
Siklus ini sudah berulang sebanyak 12 kali dan yang ke-13 akan jatuh pada 2012. Pada saat inilah dunia disebutkan akan mencapai akhirnya.
Namun ditegaskan kembali oleh NASA, berakhirnya perhitungan kalender Suku Maya di tanggal tersebut, sama jika dibandingkan dengan usainya perhitungan normal pada 31 Desember.
“Sama seperti kalender yang Anda miliki di dinding yang tidak ada lagi tanggal sesudah 31 Desember, kalender Suku Maya tidak ada tanggal lagi sesudah 21 Desember 2012,” demikian penjelasan NASA.
Cerita mengenai kiamat Suku Maya dimulai ketika ada kisah yang berkembang mengenai planet bernama Nibiru yang akan menabrak Bumi. Tabrakan besar ini diprediksi terjadi pada 2003.
Tapi ketika tidak ada bencana apa pun yang terjadi di tahun 2003, prediksi itu diubah ke tahun 2012.
Kemudian dihubungkan dengan siklus perhitungan kalender Suku Maya dan titik balik Matahari 2012.
Hingga akhirnya muncullah tanggal klaim bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012.
Menurut NASA, Nibiru dan kisah-kisah di sekitar hal tersebut hanyalah hoax internet belaka.
Hal tersebut merupakan sesuatu yang konyol, karena planet ini tidak ada dan tidak pernah ada. Sama seperti halnya bagian dari imajinasi semu ilmuwan yang bahkan tidak terganggu dengan kurangnya bukti yang ada. (in/re)
(Alex Pangestu/ Nationalgeographic Indonesia, Sumber: Reuters, ScienceDaily, IBTimes)
Sumber: http://indocropcircles.wordpress.com/2012/11/07/menuju-kiamat-suku-maya/
Tak sampai dua bulan lagi, menurut interpretasi terhadap kalender Suku Maya, kiamat akan datang. Apa kata para ahli?
Para ahli menegaskan bahwa, akhir dari kalendar Suku Maya tak ubahnya akhir kalender tahunan modern yang harus diganti tiap Desember. Jadi menurut para ahli, habisnya kalender tersebut bukan tanda kiamat.
“Bukti-bukti yang ditemukan mendukung bahwa tanggal tersebut memang tanggal penting yang dirayakan Suku Maya kuno. Meskipun demikian, mereka tidak meramalkan hari kiamat berkaitan dengan tanggal itu,” jelas Marcello Canuto, Direktur Tulane University Middle America Research Institute.
Teks kuno yang ditemukan mengonfirmasi akhir penanggalan Suku Maya yang dikenal dengan kalendar Long Count atau Penanggalan Panjang, akan jatuh pada 21 Desember 2012.
Hari tersebut dikenal sebagai hari terakhir dari bak’tun ke-13 atau siklus 144.000 hari. Suku Maya Kuno memandang akhir bak’tun ke-13 merupakan akhir dari siklus penciptaan.
Interpretasi dari kata “akhir” tersebutlah yang membuat banyak kalangan meramalkan hari kiamat. Tidak semua orang membayangkan kiamat berupa hujan api dan badai yang menyebabkan musnahnya kehidupan di muka Bumi.
John Hopes, ahli sejarah Maya dari University of Kansas, mengatakan, sekelompok orang memperkirakan adanya transformasi spiritual pada 21 Desember.
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters pada Mei tahun ini menunjukkan bahwa 15 persen responden di seluruh dunia yakin kiamat akan terjadi pada saat mereka hidup. Sedangkan 10 persen responden meyakini akhir dunia tersebut akan terjadi tahun ini.
“Apa pun penyebabnya: ‘tangan Tuhan’, bencana alam, atau berkaitan dengan politik, mereka percaya kiamat sudah dekat,” kata Keren Gottfried, Manajer Penelitian di Ipsos Global Public Affairs yang melakukan jajak pendapat untuk Reuters.
Hari kiamat sebetulnya adalah hal ilmiah. Para astronom dan berbagai peneliti sudah mengetahui bahwa alam semesta semakin luas hingga pada suatu saat, Matahari akan berada sangat jauh dan tidak mampu menyokong kehidupan di Bumi.
Meskipun demikian, para peneliti meyakini bahwa saat itu tidak akan terjadi dalam jutaan tahun dari sekarang.
Penjelasan NASA
Badan Antariksa dan Penerbangan AS, NASA kembali menyatakan bahwa dunia tidak akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun dipastikan akan terjadi titik balik Matahari. Seperti apa?
Satu bulan menjelang kiamat versi Suku Maya pada 21 Desember 2012, NASA kembali memberikan penjelasan ilmiah untuk membantahnya.
Dalam situs resminya, NASA menyatakan dunia tidak akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun dipastikan akan terjadi titik balik Matahari.
Menurut kalender kuno Suku Maya, titik balik Matahari di tahun 2012 akan menandai akhir dari siklus 144 ribu hari.
Siklus ini sudah berulang sebanyak 12 kali dan yang ke-13 akan jatuh pada 2012. Pada saat inilah dunia disebutkan akan mencapai akhirnya.
Namun ditegaskan kembali oleh NASA, berakhirnya perhitungan kalender Suku Maya di tanggal tersebut, sama jika dibandingkan dengan usainya perhitungan normal pada 31 Desember.
“Sama seperti kalender yang Anda miliki di dinding yang tidak ada lagi tanggal sesudah 31 Desember, kalender Suku Maya tidak ada tanggal lagi sesudah 21 Desember 2012,” demikian penjelasan NASA.
Cerita mengenai kiamat Suku Maya dimulai ketika ada kisah yang berkembang mengenai planet bernama Nibiru yang akan menabrak Bumi. Tabrakan besar ini diprediksi terjadi pada 2003.
Tapi ketika tidak ada bencana apa pun yang terjadi di tahun 2003, prediksi itu diubah ke tahun 2012.
Kemudian dihubungkan dengan siklus perhitungan kalender Suku Maya dan titik balik Matahari 2012.
Hingga akhirnya muncullah tanggal klaim bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012.
Menurut NASA, Nibiru dan kisah-kisah di sekitar hal tersebut hanyalah hoax internet belaka.
Hal tersebut merupakan sesuatu yang konyol, karena planet ini tidak ada dan tidak pernah ada. Sama seperti halnya bagian dari imajinasi semu ilmuwan yang bahkan tidak terganggu dengan kurangnya bukti yang ada. (in/re)
(Alex Pangestu/ Nationalgeographic Indonesia, Sumber: Reuters, ScienceDaily, IBTimes)
Jam Mundur Suku Maya 21 Desember 2012
Ramalan Hari Kiamat Suku Maya
Jesse Ventura’s “Conspiracy Theory” – 2012 (FULL)
Sumber: http://indocropcircles.wordpress.com/2012/11/07/menuju-kiamat-suku-maya/
kirana's blog









































