Nikaragua mengekstradisi 18 warga Meksiko yang menyamar sebagai wartawan televisi untuk menyelundupkan lebih dari $ 9 juta (Rp10 miliar) ke negara itu tahun lalu.
Mereka ditangkap tahun lalu ketika berusaha memasuki Nikaragua dengan berpura-pura bekerja sebagai reporter dari jaringan Televisa Meksiko.
Polisi menemukan uang tunai dan residu kokain disembunyikan di peralatan televisi mereka.
Pengadilan Nikaragua menyatakan mereka bersalah atas perdagangan narkotika dan pencucian uang.
Januari lalu, seorang hakim Nikaragua memvonis mereka dengan hukuman penjara 30 tahun, tapi hukuman dikurangi menjadi 18 tahun di tingkat banding.
Juru bicara kepolisian Nikaragua Ramon Avellan mengatakan mereka akan menjalani hukuman di Meksiko.
Kartu pers palsu
Kelompok itu ditangkap pada Agustus 2012 saat hendak menyeberangi perbatasan menuju Nikaragua dari Honduras.
Polisi mengatakan kru TV gadungan itu bepergian dengan enam kendaraan, beberapa diantaranya dicat dengan logo Televisa dan membawa kartu pers palsu.
Namun ketika penangkapan itu diumumkan, Televisi membantah mengirim wartawan ke Nikaragua.
Jaksa mengatakan para narapidana itu anggota kelompok kriminal "sangat terorganisir" yang menjual narkotika dalam "jumlah besar" antara Costa Rica dan Meksiko.
Kartel narkotika Meksiko menggunakan jalur Amerika Tengah untuk memasok kokain dari Amerika Selatan ke pasar AS yang lebih menguntungkan.
0 komentar :
Posting Komentar