Tampilkan postingan dengan label LIGA CHAMPION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIGA CHAMPION. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 April 2012

Meski susah payah, akhirnya Chelsea berhasil Singkirkan Barcelona


Chelsea akhirnya memastikan melaju ke final Champions League 2011/2012 setelah sukses menahan imbang Barcelona 2-2 di leg 2 babak semifinal. Chelsea melaju setelah unggul agregat 3-2. Hebatnya, Chelsea harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 36.

Tandang ke Camp Nou, Rabu 25 April 2012, Chelsea terus dikurung Barcelona. Lionel Messi langsung mengancam gawang Chelsea. Sayang tembakan Messi masih melebar dari gawang Petr Cech.

Peluang kembali di buat Messi di menit 19. Memanfaatkan umpan cantik Cesc Fabregas, striker lincah Argentina ini tinggal menaklukkan Cech. Sayang sepakan Messi masih menyangkut di kaki Cech.

Chelsea sempat mengejutkan lewat peluang yang didapat Drogba yang mampu melewati Gerard Pique. Sayang tembakan Drogba di menit 26 itu masih menyamping dari gawang Victor Valdes.

Namun Barca akhirnya sukses menjebol gawang Chelsea di menit 35. Busquets berhasil menjebol gawang Chelsea memanfaatkan umpan mendatar Isaac Cuenca dari sisi kanan pertahanan The Blues.

Petaka menghampiri Chelsea. Satu menit berselang dari gol Busquets, Chelsea harus bermain dengan 10 pemain setelah John Terry di kartu merah wasit setelah menendang Alexis Sanchez. Unggul jumlah pemain, pemain Barca semakin bersemangat.

Hasilnya, pada menit 43 Iniesta berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari sebuah bola kombinasi antara Messi dan Sanchez berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Iniesta setelah lepas dari pengawalan Ashley Cole.

Namun di masa injury time, Ramires mampu membuat publik Camp Nou terdiam sejenak. Berawal dari sebuah serangan balik, Ramires berhasil melewati pertahanan Barca sebelum akhirnya melepaskan bola loop guna memperdayai Valdes. Skor 2-1 untuk keunggulan Barca berakhir hingga turun minum.

Di babak kedua, Barcelona sebenarnya berpeluang menambah keunggulan lewat penalti Messi di menit 49. Sayangnya bola sepakan Messi hanya mampu membentur mistar gawang. Penalti diberikan setelah Didier Drogba melanggar Cesc Fabregas di kotak terlarang.

Barca terus mengurung pertahanan Chelsea. Namun, peramainan disiplin Chelsea cukup sukses membuat frustasi. Bahkan Drogba ikut menggalang pertahanan guna menjaga gawang Petr Cech. Tak kunjung menambah gol, pemain Barca mulai panik.

Hasilnya di masa injury time, Fernando Torres yang menggantikan Drogba justru tak terkawal. Mendapatkan sebuah bola dari hasil serangan balik, El Nino melesat tak terkawal sebelum akhirnya sukses memperdaya Valdes. Alhasil skor 2-2 ini bertahan hingga pertandingan usai.

Chelsea kini tinggal menunggu duel Real Madrid kontra Bayern Munich untuk partai final yang akan digelar di Allianz Arena pada 19 Mei mendatang.

Susunan Pemain
Barcelona: Victor Valdés, Javier Mascherano, Carles Puyol, Gerard Piqué (Daniel Alves, 25'), Sergio Busquets, Xavi, Andrés Iniesta, Cesc Fábregas (Seydou Keita, 74'), Lionel Messi, Isaac Cuenca (Cristian Tello, 67'), Alexis Sánchez

Chelsea: Petr Cech, John Terry, Gary Cahill (Jose Bosingwa, 12'), Ashley Cole, Branislav Ivanovic, Frank Lampard, Raul Meireles, John Mikel Obi, Ramires, Juan Mata (Salomon Kalou, 58'), Didier Drogba (Fernando Torres, 79')

sumber vivanews.com

Kamis, 19 April 2012

Review liga champion: Chelsea Bungkam Keperkasaan Barca


Chelsea berhasil meredam kehebatan permainan Barcelona. Sebuah gol tunggal dari Didier Drogba berhasil menundukkan kubu Barca di Stamford Bridge.

Peluang pertama bagi Chelsea terjadi pada menit 11. Sebuah tendangan pojok membuat bola lewat di depan gawang Barca. Chelsea bisa saja unggul seandainya John Terry maupun Gary Cahill sanggup menyambut bola tersebut dengan baik. Bola akhirnya hanya melebar dari gawang Barca.

Petr Cech bermain menawan dengan menggagalkan dua peluang emas Barca pada menit 26 dan 28. Cech menggagalkan aksi dari Cesc Fabregas dan tandukan dari Lionel Messi. Usaha Barca untuk menyerang gawang Chelsea sering menemui kegagalan.

Pertahanan Chelsea bermain bagus di pertandingan ini. Sebuah peluang yang dimiliki Cesc Fabregas pada menit 43 pada akhirnya berhasil digagalkan oleh Ashley Cole. Umpan dari Messi berhasil diterima oleh Fabregas. Ia berhasil mengecoh Petr Cech namun bola akhirnya berhasil diblok oleh Cech sebelum melewati garis gawang Chelsea.

Gol yang ditunggu-tunggu publik Stamford Bridge akhirnya terjadi pada ujung babak pertama. Aksi menawan dari Ramires membuat ia mampu melewati pertahanan Barca. Sebuah assist dari Ramires akhirnya berhasil diselesaikan dengan baik oleh Didier Drogba. Skor 1-0 bagi Chelsea bertahan hingga turun minum.

Pemain Chelsea berupaya keras mempertahankan keunggulan mereka. Sebuah peluang dari Adriano pada menit 50 berhasil digagalkan oleh Cech. Adriano melepaskan sebuah tendangan jarak jauh namun bola akhirnya berhasil ditepis dengan susah payah oleh Cech.

Kedua tim sama-sama berjuang keras dalam pertandingan ini. Beberapa kali serangan yang dibangun dengan matang oleh Barca hanya menemui kegagalan setelah melawan ketatnya pertahanan Chelsea. Upaya menawan dari Messi dan Fabregas masih berhasil digagalkan pertahanan Chelsea.

Messi dijatuhkan oleh Ramires tepat di depan area kotak penalti pada menit 69. Sebuah tendangan bebas diberikan oleh wasit kepada Barca. Beruntung bagi Chelsea karena bola hasil tendangan bebas Xavi masih melayang di atas mistar gawang.

Barca menguasai jalannya pertandingan. Hanya sesekali Chelsea mencoba menyerang gawang Barca. Sebuah serangan balik dari Chelsea pada menit 79 masih menemui kegagalan setelah Drogba tidak berhasil mengirimkan sebuah umpan matang ke depan gawang Barca.

Barca memiliki peluang pada menit 86. Sebuah tendangan bebas dari Messi membuat bola mengarah tepat ke depan gawang. Puyol berhasil menanduknya namun Cech berhasil menepisnya dengan susah payah.

Chelsea benar-benar dinaungi keberuntungan pada pertandingan ini. Sebuah peluang emas Barca pada menit akhir perpanjangan waktu masih menemui kegagalan. Messi mencoba merebut bola namun pemain Chelsea berhasil menjauhkan bola darinya. Bola justru jatuh ke kaki Pedro namun bola hasil tendangannya masih membentur tiang gawang Chelsea. Bola rebound jatuh ke kaki Sergio Busquets namun bola hasil tendangannya justru melayang tinggi di atas gawang Chelsea.

Peluang terakhir Busquets tersebut akhirnya melengkapi kegagalan Barca. Tak ada gol lagi yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Gol Drogba menjadi modal penting bagi Chelsea ketika melawat ke Nou Camp pekan depan.

Statistik Chelsea - Barcelona

Penguasaan bola: 21% - 79%
Shot (on goal): 4 (1) - 24 (6)
Corner: 1 - 8
Pelanggaran: 12 - 9
Offside: 5 - 2
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 6 - 0

sumber bola.net

Selasa, 17 April 2012

Preview: Bayern vs Madrid, Angkernya Allianz Arena!


Real Madrid harus berhadapan dengan rekor mentereng Bayern Munich di Allianz Arena, pada laga leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (18/4) dini hari nanti.

Bayern Munich bakal kembali memainkan Philipp Lahm, Franck Ribery dan Mario Gomez sejak menit awal setelah diistirahatkan saat bermain imbang melawan Mainz di ajang kompetisi domestik, akhir pekan lalu.

Bastian Schweinsteiger juga sudah bisa turun di laga leg pertama semifinal nanti melawan Madrid usai menjalani sanksi 1 laga. Namun pelatih Jupp Heynckes pada sesi konferensi pers masih belum yakin apakah Schweinsteiger bakal bugar untuk laga nanti. Toni Kroos bakal diplot sebagai penyeimbang di lini tengah bersama dengan Luiz Gustavo. Di laga nanti, Bayern masih belum bisa menurunkan Daniel Van Buyten dan Breno yang masih terbelit cedera.

Beralih ke tim tamu, pelatih Madrid, Jose Mourinho sepertinya bakal memasang Karim Benzema, Angel Di Maria dan Kaka sejak menit awal. Ketiga pemain tersebut sempat diistirahatkan di saat Madrid meraih kemenangan di laga akhir pekan lalu melawan Sporting Gijon.

Xabi Alonso juga bakal kembali menjadi starter, tetapi Los Blancos masih kehilangan Ricardo Carvalho karena cedera paha dan Lassana Diarra yang masih dalam perawatan cedera hamstring.

DATA DAN FAKTA PERTANDINGAN :
Bayern Munich menorehkan rekor mentereng di kandang mereka sendiri musim ini. Tim Bavaria tersebut berhasil mencatatkan 6 kemenangan beruntun di ajang Liga Champions dan meraih 12 kemenangan dari 13 laga pentas Eropa yang digelar di Allianz Arena.
Bayern tidak pernah kalah di kandang mereka sendiri saat melawan Real Madrid (8 menang, sekali imbang). Total catatan pertemuan Bayern melawan Madrid adalah 10 kali menang, 2 kali imbang dan 6 kali kalah.
Kedua tim sudah 4 kali saling berhadapan di babak semifinal Liga Champions. Madrid 3 kali berhasil melaju ke babak final (1976, 1987, 2001), sementara Bayern hanya mampu sekali (2000).
Pelatih Bayern saat ini, Jupp Heynckes, pernah membawa Madrid keluar sebagai juara Liga Champions musim 1997-98. Namun sebagai pelatih, Heynckes belum pernah menang di dua laga melawan wakil dari Spanyol.
Real Madrid yang hanya kebobolan 6 gol sejauh ini menjadi tim dengan barisan pertahanan terbaik. Selain itu, Real juga belum pernah terkalahkan dan memiliki catatan pertahanan terbaik diantara semifinalis lainnya.
Los Blancos hanya bisa sekali meraih kemenangan saat bermain di Jerman pada 22 pertandingan terakhir (menang 1, imbang 6, kalah 15). Satu-satunya kemenangan adalah ketika sukses mengalahkan Bayer Leverkusen di musim 2000-01.
Saat ini Madrid akan tampil di laga semifinal untuk ke-23 kalinya dan tengah mengincar laga final yang ke-13 kali.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN :
Bayern Munich (4-2-3-1) : Neuer; Lahm, Boateng, Badstuber, Rafinha; Gustavo, Kroos; Robben, Muller, Ribery; Gomez.

Real Madrid (4-2-3-1) : Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Marcelo; Khedira, Alonso; Di Maria, Kaka, Ronaldo; Benzema.

sumber:bola.net

Rabu, 22 Februari 2012

5 Stadion Megah Final Liga Champions Lima Musim Terakhir


Siapa bisa menyangkal kemegahan turnamen antarklub Eropa bernama Liga Champions? Oleh karenanya sebuah laga puncak dari sebuah turnamen yang megah sudah selayaknya dihelat di stadion yang megah.

Musim ini, final Liga Champions akan digelar di Stadion Allianz Arena yang berada di kota Munich. Allianz Arena memiliki kapasitas 66.000 tempat duduk dan setiap akhir pekan biasa menjadi kandang dari Bayern Munich dan TSV 1860 Munich.

Allianz Arena menjadi pelanjut tradisi stadion-stadion "wah" dalam menggelar pertarungan antara raksasa-raksasa untuk ditahbiskan sebagai yang terkuat di Eropa pada musim tersebut.

Dari Olympic Stadium di Athena hingga Wembley di London, semua menjadi saksi bagaimana AC Milan hingga Barcelona mengangkat trofi lambang supremasi klub terbaik di Eropa.

AVB not to blame for Chelsea's latest loss


The sharks will continue to circle Andre Villas-Boas after Chelsea's 3-1 loss to Napoli in the first leg of the Champions League tie at the Stadio San Paolo. More questions, more criticism. Sitting Ashley Cole in favor of playing Jose Bosingwa out of position at left back? Leaving the experience of Frank Lampard, the team's co-leading scorer with nine league goals, on the bench when another veteran, John Terry, is out injured? About the only move most would agree with is leaving Fernando Torres out of the starting XI.

But no formation, lineup or tactic can atone for the players' lack of basic application. Take issue with AVB's team selection if you must, but there are certain expectations many of his players are not meeting.

Consider Napoli's three goals. In the 38th minute, the Italian side's best player, Ezequiel Lavezzi, found himself in open space about 20 yards away from goal. Instead of closing him down, Raul Meireles looked helpless as Lavezzi strolled past him to fire the ball with his right foot to the far post, past Petr Cech (who had, up until then, made a couple of brilliant saves). Ramires also failed to cover himself in glory on the sequence.

In first-half stoppage time, the second head of Napoli's three-headed attack, Edinson Cavani, made it 2-1. Gokhan Inler lofted a cross into the box, the ball bouncing between Branislav Ivanovic -- a player clearly shorn of confidence -- and Gary Cahill. On replay, it appeared that when the ball bounced up, Cavani helped it along with his arm, though there were no complaints from the Blues. There was also no captain Terry to help marshal the troops or plead their case. Either way, Ivanovic failed miserably to defend.

The third Napoli goal came from an even more nothing ball. David Luiz, no stranger to defensive blunders, was unable to deal with a Hugo Armando Campagnaro through-ball; commentator Gary Neville speculated that Luiz was trying to pass to Cole, but regardless of his intentions, Luiz should have just put his boot through it. You'd think, after so many shaky moments at the back, that he'd show more signs of learning his trade in crunch moments. Instead, as Cech came way off his line into no man's land, Cavani passed to Lavezzi, who fired the ball into the back of the net.

If not for an excellent clearance off the line by Cole in the 80th minute to deny Christian Maggio and Lavezzi missing a one-on-one with Cech in the 54th minute, Napoli could have had five. Then again, Chelsea should have ended the match with more than one goal, which came in the 38th minute on Napoli's biggest defensive blunder of the match. With AVB's men flooding forward, Daniel Sturridge's pass was sent toward Paolo Cannavaro. Instead of clearing the danger, he miskicked the ball, which fell to the feet of Chelsea's most consistent player, Juan Mata, who won't miss many of those chances.

Chelsea also dominated large portions of the second half and created plenty of chances, as the match was played with an open, attacking spirit. Hearing commentator Neville call it, you'd think he was misty-eyed for the typically more cagey, tactical, first-leg European affairs. Catenaccio this was not. Instead, we got an entertaining match with shockingly poor defending -- perhaps the worst you'll see in Europe, certainly for the Champions League knockout stage. Chelsea, for all their woes at the back, are still well in this tie when they return to Stamford Bridge as they have the critical away goal. And so is Napoli.

But if the match is played in the same open fashion, the Italian side clearly has more attacking threat at the moment. Even early in the match, Napoli was able to get in behind the defense with ease as Ivanovic and Cole (who came on for the injured Bosingwa in the 12th minute) got forward but failed to track back quickly enough and tuck inside. Cole also looked out of shape, it must be said, when Maggio ran inside him in the 28th minute and took a shot on goal that Cech saved. Maybe it wasn't a simple matter of player politics that kept Cole out to begin with. Who knows?

For Chelsea, what is needed is an old-fashioned, Jose Mourinho-style approach, but whether AVB has the will -- or the willing players -- at this juncture remains to be seen.

Cech & Co. must improve the most basic of things -- like keeping a clean sheet. Based on today's performance, the Blues won't be able to do that. Based on today's performance, can you really blame the manager for that?

GAWANG MADRID TIDAK LAGI PERAWAN DI LAGA TANDANG



Hasil imbang di markas CSKA Moscow bak menegaskan kembali betapa Rusia bukan tempat yang ramah untuk Real Madrid. Di sana pula Madrid baru saja kebobolan gol tandang pertamanya di Liga Champions musim ini.

Madrid menyudahi laga lawatannya ke Luzhniki Stadium, Rabu (22/2/2012) dinihari WIB, dengan skor 1-1. Tim tamu unggul lebih dulu lewat Cristiano Ronaldo pada menit 28 sebelum CSKA menyamakan skor melalui gol Pontus Wernbloom di menit ke-90.

Dengan hasil imbang tersebut, Madrid pun sekali lagi menuai hasil kurang memuaskan di Rusia. Disebut situs resmi El Real, laga itu merupakan lawatan ke-10 'Si Putih' ke Rusia dengan hasil, yang kini menjadi, dua kali menang, empat kali imbang, dan empat kali kalah.

Gol yang dicetak Wernbloom ke gawang Casillas di pertandingan itu sekaligus menjadi kali pertama musim ini Madrid kebobolan di laga tandangnya di Liga Champions.

"Mereka punya para pemain di lini serang yang sangat cepat dan memiliki pergerakan dan kualitas bagus," aku pemain bertahan Madrid Sergio Ramos di situs UEFA.

Di fase grup sebelumnya Madrid sukses menyapu bersih kemenangan, plus clean sheet, di seluruh tiga pertandingan yang mereka lakoni. Secara keseluruhan Madrid kini sudah kebobolan tiga gol; dua di kandang sendiri dan satu di laga tandang.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls