Jumat, 07 Maret 2014

3 'Bentuk' Janji Manis Perusahaan Saat Membajak Karyawan Berprestasi

3 'Bentuk' Janji Manis Perusahaan Saat Membajak Karyawan Berprestasi

Liputan Khusus Pembajakan di Dunia Kerja

Arina Yulistara - wolipop

Jakarta - Kini perusahaan maju semakin memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Bahkan mereka tidak sekadar memberikan gaji besar tapi juga tunjangan lain demi kesejahteraan karyawan. Hal itu juga dilakukan ketika mencari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Pihak perusahaan tidak segan-segan mengiming-imingi seseorang yang berprestasi dengan berbagai keuntungan bila bersedia 'dibajak'.

Umumnya, perusahaan yang melakukan pembajakan karyawan dari perusahaan lain tidak hanya menawarkan gaji besar namun juga pengembangan diri orang tersebut. "Sebenarnya pengembangan diri itu juga merupakan bentuk investasi perusahaan ke SDM," tutur Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, Cherry Zulviyanti Riadi Lukman, kepada Wolipop, Rabu (5/3/2014).

Berikut tiga 'bentuk' janji manis perusahaan ketika membajak karyawan yang berkualitas demi menambah keuntungan perusahaan ke depannya:

1. Gaji Besar
Ini merupakan poin utama yang ditawarkan ketika membajak seorang karyawan berprestasi. Gaji besar tentu ditawarkan oleh pihak perusahaan di awal ketika mengajaknya bergabung. Bahkan gaji yang ditawarkan bisa dua kali lipat dari perusahaan saat ini.

2. Diberikan Banyak Tunjangan
Cherry menuturkan, biasanya karyawan yang dibajak perusahaan lain berarti ia merupakan sosok yang spesial sehingga perusahaan akan loyal dengan orang tersebut. Selain gaji, ia akan ditawari banyak tunjangan seperti kendaraan, rumah, atau fasilitas lainnya yang tidak didapatkan di perusahaan tempatnya bekerja.

3. Sarana Pengembangan Diri
Ternyata tidak hanya gaji atau fasilitas tapi perusahaan yang memiliki kredibiltas tinggi akan memberikan sarana pengembangan diri kepada karyawannya. Salah satu contohnya mengirim karyawan belajar atau pelatihan di luar negeri.

"Dalam hal segi karier, kalau profesional hire nggak semata-mata remunerasi saja biasanya yang diperhatik an tapi juga bentuk aktualisasi diri mereka, entah ia dijanjikan ikut workshop atau dikirim training ke luar negeri. Hal itu juga akan menambah daya jual perusahaan," tutup wanita lulusan Universitas Padjajaran itu.

(aln/aln)




Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate
wolipop.detik

langganan artikel

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls